Apa Itu Cyclopia pada Bayi?
BACAKORAN.CO - Cyclopia merupakan kelainan perkembangan embrio yang sangat langka, ketika bagian otak depan dan struktur wajah tidak berkembang secara normal. Kondisi ini termasuk bentuk paling berat dari holoprosencephaly dan dapat menyebabkan terbentuknya satu rongga mata di bagian tengah wajah.
Cyclopia bukan sekadar kelainan pada mata. Kondisi tersebut biasanya berkaitan dengan kelainan serius pada otak dan struktur wajah sehingga prognosisnya sangat buruk.
Mengapa Cyclopia Bisa Terjadi?
Penyebab cyclopia tidak selalu dapat diketahui secara pasti. Kelainan ini terjadi pada tahap awal perkembangan embrio ketika otak depan seharusnya mulai berkembang menjadi bagian-bagian yang lebih terpisah.
Beberapa faktor genetik dan kondisi tertentu selama kehamilan dapat berkaitan dengan risiko holoprosencephaly. Namun, munculnya kondisi tersebut pada satu kehamilan tidak berarti orang tua melakukan kesalahan tertentu.
Karena itu, masyarakat sebaiknya tidak langsung menyimpulkan bahwa cyclopia disebabkan oleh satu bahan, obat, atau aktivitas tertentu tanpa pemeriksaan medis.
BACA JUGA:Inilah 3 Mitos Kesehatan yang Ternyata Benar Menurut dr. Tirta, Simak Faktanya
Apakah Cyclopia Bisa Dideteksi Saat Kehamilan?
Cyclopia dan kelainan perkembangan otak yang berkaitan dengannya dapat dicurigai melalui pemeriksaan ultrasonografi (USG) selama kehamilan. Waktu terdeteksi dapat berbeda-beda, tergantung perkembangan janin, usia kehamilan, serta kualitas pemeriksaan.
Jika dokter menemukan dugaan kelainan, pemeriksaan lanjutan dapat dilakukan untuk memperoleh gambaran kondisi janin secara lebih menyeluruh.
Apa yang Bisa Dilakukan Ibu Hamil?
Pemantauan kehamilan secara rutin menjadi langkah penting untuk mengetahui perkembangan janin. Beberapa hal yang dapat dilakukan antara lain:
Melakukan pemeriksaan kehamilan sesuai jadwal.
Mengikuti anjuran dokter atau bidan.
Mengonsumsi obat hanya berdasarkan rekomendasi tenaga kesehatan.
Menghindari paparan zat berbahaya yang telah diketahui berisiko bagi kehamilan.
Segera berkonsultasi jika mengalami keluhan selama kehamilan.
BACA JUGA:7 Manfaat Lari Pagi untuk Kesehatan & Produktivitas (Panduan 2026)