Khabib yang berasal dari Rusia, merasa bahwa dirinya mengalami perlakuan diskriminatif dari pihak kru.
"Seorang wanita datang kepada saya dengan pertanyaan yang sangat kasar sejak awal, meskipun saya berbicara bahasa Inggris dengan baik dan sudah setuju untuk membantu, dia tetap bersikeras untuk mengeluarkan saya dari tempat duduk saya," Tulisnya di media sosial pada Senin (13/1).
Khabib mempertanyakan motif di balik tindakan tersebut, apakah karena ras, kebangsaan, atau alasan lain.
BACA JUGA:MONTIEZ Merapat! Ini Jadwal dan Detail Konser BABYMONSTER di Jakarta
Ia merasa bahwa pandangan politiknya yang mendukung Palestina dan menentang Israel menjadi alasan di balik tindakan tersebut.
Wanita yang melaporkannya merasa tidak nyaman dengan kehadiran Khabib yang pro-Palestina sehingga melaporkannya kepada awak kabin.
Awak kabin kemudian meminta Khabib untuk berpindah tempat duduk atas perintah pilot.
"Anda tidak diperkenankan duduk di samping pintu darurat, atau Anda bisa keluar dari pesawat ini dan kami bisa memesan ulang perjalanan Anda," kata awak kabin.
BACA JUGA:Kejam! Ayah di Lampung Rudapaksa Anak Kandungnya, Terungkap dengan Ancaman Sajam
BACA JUGA:Mobil RI 36 Viral, Pihak Raffi Ahmad: Penyebar Video Sudah Minta Maaf
Khabib mempertanyakan alasan di balik permintaan tersebut, dan awak kabin menjelaskan bahwa pihak yang melaporkannya merasa tidak nyaman.
"Siapa yang tidak nyaman?" tanya Khabib.
"Pilot saya," jawab awak kabin.
Merasa diperlakukan tidak adil, Khabib menolak untuk berpindah.
"Saya akan tetap di sini," ujarnya.