Unggahan ini kini viral dan memicu perdebatan di media sosial.
BACA JUGA:Kecelakaan Beruntun di Gerbang Tol Ciawi, 8 Orang Tewas, 11 Luka-Luka, Ini Daftar Korbannya
Banyak netizen menyoroti kondisi kerja para sopir truk, terutama terkait durasi kerja yang panjang dan risiko kelelahan yang bisa berujung fatal.
Sebelumnya, Kanit Gakkum Satlantas Polresta Bogor Kota, AKP Santi Marintan, mengungkapkan bahwa Bendi Wijaya masih belum sadarkan diri pascakecelakaan.
Saat kejadian, Bendi mengendarai truk bermuatan ratusan galon air mineral dengan nomor polisi B 9235 P, melaju dari arah Ciawi menuju Jakarta.
Namun, saat memasuki Gerbang Tol Ciawi 2, truk yang dikemudikannya mengalami rem blong dan menabrak sejumlah kendaraan yang sedang bertransaksi di gerbang tol.
BACA JUGA:NGERI! Tabrakan Beruntun di Tol Ciawi 2, Api Melahap Mobil, 8 Nyawa Melayang
BACA JUGA:Kecelakaan Maut di Gerbang Tol Ciawi 2, 8 Tewas dan 11 Terluka, Diduga Truk Rem Blong Picu Tragedi
Akibat insiden tersebut, delapan orang meninggal dunia, sementara 11 lainnya mengalami luka-luka, mulai dari luka ringan hingga luka berat.
Kakorlantas Polri, Brigjen Agus Suryo, menyatakan bahwa pihak kepolisian belum bisa menyimpulkan penyebab pasti kecelakaan.
"Kami sudah mengantongi rekaman CCTV di lokasi kejadian dan saat ini masih dalam tahap analisis untuk menentukan faktor utama penyebab kecelakaan," ungkap Brigjen Agus.
Selain itu, pihak kepolisian juga akan menyelidiki kemungkinan kelelahan pengemudi sebagai faktor penyebab kecelakaan, mengingat curhatan sang sopir di media sosial tentang jam kerja yang panjang.
BACA JUGA:Kecelakaan Bus Brimob Rombongan SMA 1 Porong di Tol Pandaan-Malang, Korban Tewas Bertambah Jadi 2
Viralnya postingan TikTok Bendi Wijaya membuat publik semakin menyoroti kondisi kerja sopir truk di Indonesia.