BACAKORAN.CO - Pemain Timnas Indonesia sudah datangi Sydney, Australia. Mereka di Negeri Kanguru untuk berburu poin sebagai modal ke Piala Dunia 2026.
Pemain Timnas Indonesia datangi Sydney dalam lanjutan Ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup C dengan rasa percaya diri tinggi. Ini karena di pertemuan sebelumnya, mereka sukses memaksakan hasil imbang 0-0.
Pertandingan yang berlangsung pada 10 September 2024 itu berlangsung di SUGBK Senayan, Jakarta Pusat. Saat itu, Timnas Indonesia diperkuat 11 pemain naturalisasi.
Mulai penjaga gawang Maarten Paes, Sandy Walsh, Jay Idzes, Justin Hubner, Calvin Verdonk, Ivar Jenner, Nathan Tjoe A-On, Ragnar Oratmangoen, dan Rafael Struick. Selain 9 nama yang jadi starter, juga ada dua yang ada di bangku cadangan yaitu Thom Haye dan Shayne Pattynama.
Dengan komposisi naturlisasi ini beserta dukungan suporter di SUGBK, Indonesia sukses mengamankan satu angka melawan Australia. Hasil yang memaksa federasi sepak bola Australia kemudian memecat pelatihnya, Graham Arnold.
Kini, saat hadapi leg kedua melawan Australia, kekuatan Timnas Indonesia bertambah. Total ada 19 pemain naturalisasi yang ikut dalam daftar pemain untuk lawan Australia.
Ketum PSSI Erick Thohir saat menjabat tangan Ramadhan Sananta dalam momen pelepasan pemain Timnas ke Australia-pssi-
Dari daftar itu, dua di antaranya dipastikan tidak bisa main karena akumulasi kartu kuning. Mereka adalah Ragnar Oratmangoen dan Justin Hubner.
Sementara masih ada 17 pemain lagi yang siap bertempur. Mereka adalah Maarten Paes, Emil Audero, Calvin Verdonk, Shayne Pattynama, Nathan Tjoe A-On, Sandy Walsh, Eliano Reijnders, Kevin Diks, Jay Idzes, Mees Hilgers, Jordi Amat, Dean James, Ivar Jenner, Joey Pelupessy, Ole Romeny, Rafael Struick, juga Thom Haye.
Penambahan pemain tentu diharapkan akan meningkatkan kekuatan Timnas Indonesia. Apalagi, di posisi kepelatihan juga sudah ada pergantian dengan masuknya Patrick Kluivert gantikan Shin Tae Yong.
Kehadiran Kluivert diharapkan bisa menetralisir friksi yang sempat muncul ketika Timnas Indonesia dikawal Shin Tae Yong. Banyak masalah mencuat termasuk di dalamnya terkait kendala bahasa.
BACA JUGA:Ini 4 Pemain Naturalisasi Baru Timnas Indonesia Untuk Lawan Australia dan Bahrain, Auto 3 Poin?
Kluivert merupakan pelatih yang sama memiliki bahasa dan kelahiran dengan pemain naturalisasi Timnas Indonesia, yaitu Belanda. Kedekatan emosional antarmereka diharapkan bisa membantu menguatkan soliditas Timnas Indonesia saat hadapi Australia.
Nah, untuk lawan Australia, Timnas Indonesia sudah dilepas oleh Ketum PSSI Erick Thohir pada 16 Maret 2025. Pelepasan dilakukan di Hotel Fairmont, Jakarta.