Gegara Larang Posko Mudik, Preman di Bekasi Ditangkap! Kapolda: Kita Lawan Premanisme!

Sabtu 22 Mar 2025 - 15:17 WIB
Reporter : Yudha IP
Editor : Yudha IP

BACAKORAN.CO - Seorang pria yang mengaku anggota organisasi masyarakat (ormas) ditangkap polisi setelah viral melarang pendirian Posko Mudik Terpadu 2025 di wilayah Citarik Puteran, Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi.

Aksi premanisme ini memicu kecaman luas di masyarakat hingga akhirnya Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Karyoto, turun tangan dengan tegas.

Berdasarkan laporan Disway.id (21 Maret 2025), pria berbaju hitam yang terlihat bersitegang dengan relawan dalam video yang beredar di media sosial mengaku memiliki wewenang untuk melarang pendirian posko tersebut.

Ia mengatakan, “Jangan di sini, ya udah jangan, nggak boleh,” kepada relawan yang sedang menyiapkan posko untuk membantu pemudik menjelang Lebaran 2025.

BACA JUGA:Info Mudik! Ini Daftar Titik Lokasi SPKLU di Ruas Jalan Tol Trans Sumatera saat Arus Mudik Lebaran 2025

BACA JUGA:Viral! Ormas Hadang Relawan Bangun Posko Mudik, Polisi Gercep Tangkap Pelaku

Aksi ini dianggap mengganggu pelayanan masyarakat dan bernuansa pemerasan.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Karyoto, menyatakan bahwa pelaku sudah ditangkap dan ditahan.

Ia menegaskan bahwa polisi akan melawan segala bentuk premanisme yang mengganggu kepentingan masyarakat, terutama pendirian posko mudik yang bertujuan memudahkan pemudik selama musim Lebaran.

Menurut Karyoto, posko mudik bukan sekadar tempat singgah, melainkan bentuk pelayanan penting bagi masyarakat yang kelelahan dalam perjalanan mudik.

BACA JUGA:Info Mudik, 4 Jembatan Beton Penghubung PALI-Musi Rawas Resmi Dibuka untuk Arus Mudik Lebaran 2025

BACA JUGA:Viral! Aksi Oknum Ormas Larang Berdirinya Posko Mudik di Cikarang, Polisi Datang Auto Kabur

Polisi pun kabarnya akan bertindak kalau ada preman-preman yang melakukan aksi-aksi hanya untuk kepentingan kelompoknya sendiri, apalagi yang bernuansa pemerasan.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Mustofa, mengkonfirmasi bahwa konflik tersebut sudah diselesaikan melalui musyawarah, dan posko mudik tetap didirikan dengan dukungan warga setempat.

Warga dan relawan pun menyambut baik tindakan tegas polisi, sekaligus mengimbau masyarakat menghindari aksi serupa yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Kategori :