Dari beberapa kejanggalan tersebut, Bobon menyimpulkan bahwa konten masak rendang Willie Salim mungkin saja mengandung unsur settingan.
Selain itu, Bobon mengingatkan masyarakat untuk tidak menyalahkan warga Palembang secara keseluruhan atas kejadian tersebut karena tidak semua warga terlibat dalam insiden itu.
Bobon juga menyoroti bahwa insiden serupa sebenarnya bisa terjadi di mana saja tidak hanya di Palembang.
Dia menilai bahwa Willie Salim turut bertanggung jawab atas kekacauan yang terjadi karena kurangnya pengawasan dari pihaknya.
BACA JUGA:Helmy Yahya Semprot Willie Salim Soal 200 Kg Rendang Hilang di Palembang: Bukan Begitu Cari Uang!
Usai Rendang 200kg Willie Salim Hilang dalam Sekejap, dr Richard Lee Beri Tanggapan Ungkap Rencana Besar ini
Salah satu yang turut memberikan tanggapan adalah dokter sekaligus influencer Richard Lee.
Dalam unggahan di Instagramnya, @dr.richard_lee pada 22 Maret 2025, Richard menyoroti keamanan dan kedamaian kota Palembang.
Richard Lee menegaskan bahwa Palembang dikenal sebagai kota yang aman dan damai.
"Yang aku rasain Palembang itu kota yang benar-benar aman, damai, Bahkan ketika kota lain ada huru-hara, kerusuhan, demonstrasi, Palembang tuh terkenal banget dengan keamanannya dan kedamaiannya," ujar Richard.
Richard kemudian mengusulkan ide yang cukup menarik.
BACA JUGA:Respons Bobon Santoso Terkait Viralnya Konten Willie Salim Bagi-Bagi Rendang di Palembang!
Ia berencana mengadakan acara makan besar serupa dengan yang dilakukan Willie tetapi dengan persiapan yang lebih matang.
"Jadi kita mau makan besar sekaligus kita buka bersama, tapi kali ini aku akan buat persiapan matang, perizinan matang dan koordinasi semuanya dan koordinasi dengan pemerintah Kota Palembang," tambahnya.
Ia menambahkan bahwa rencana tersebut akan melibatkan persiapan dan koordinasi yang matang, termasuk mendapatkan izin dari pemerintah kota Palembang.