Meskipun ada riwayat yang menunjukkan bahwa Nabi pernah disentuh oleh seorang perempuan dalam kondisi tertentu.
Pendapat yang lebih kuat adalah menghindari jabat tangan dengan lawan jenis yang bukan mahram.
Hal ini untuk menjaga kesucian hati dan menjauhi fitnah yang mungkin timbul dari interaksi tersebut.
Pendekatan ini juga telah dipegang teguh oleh para ulama dan menjadi bagian dari ajaran Islam dalam menjaga adab pergaulan antara laki-laki dan perempuan.
BACA JUGA:Parah! Tidak Puasa Tapi Ikut Lebaran, Emang Boleh? Begini Penjelasan Gus Baha
Kategori :