Menyikapi keluhan yang terus berdatangan, akhirnya pemerintah daerah mengambil langkah konkret.
Dalam beberapa minggu terakhir, petugas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) turun langsung ke lokasi untuk melakukan perbaikan.
Fokus utama adalah memperbaiki sistem drainase dengan membuat saluran baru serta meninggikan permukaan jalan di titik-titik yang rawan tergenang.
Proyek ini mendapat pengawasan langsung dari pihak kecamatan dan tokoh masyarakat untuk memastikan pekerjaan berjalan tepat waktu dan sesuai standar.
BACA JUGA:Insiden Memalukan! Raja Spanyol Dilempari Batu dan Lumpur Saat Tinjau Lokasi Banjir
BACA JUGA:Waduh! Pipa Septic Tank Meledak di China, Pengguna Jalan Dihujani Lumpur Tinja
Tak sedikit warga yang turut membantu dengan memberikan saran terkait titik-titik yang paling sering tergenang air.
Hasil yang Langsung Terasa
Perbaikan yang dilakukan membuahkan hasil positif dalam waktu singkat.
Kini, ketika hujan turun deras, air tidak lagi menggenang seperti sebelumnya.
BACA JUGA:Pekerja Migran Banjiri Bandara Kuala Lumpur, Sehari Capai 4.500 Orang, Ada Apa?
Jalan pun tetap bisa dilalui dengan lancar dan aman.
Para pengendara roda dua dan empat mengaku sangat terbantu dengan perubahan ini.
"Ini baru namanya kerja nyata dari pemerintah. Kami sangat berterima kasih," tutur seorang pengemudi ojek online saat diwawancarai.
Harapan untuk Pemeliharaan Berkelanjutan
BACA JUGA:Viral! Seorang Pengemudi Perempuan Terjebak Lumpur di Klapanunggal Bogor Karena Ikuti Google Maps