Stok Melonjak, Permintaan Loyo! Harga Minyak Dunia Babak Belur!

Kamis 03 Jul 2025 - 11:40 WIB
Reporter : Ramadhan Evrin
Editor : Ramadhan Evrin

BACA JUGA:Ketua MUI: Gaji Rp10 Juta Sekarang Tak Wajib Bayar Zakat, Begini Cara Hitungnya

Di sisi lain, kesepakatan dagang baru antara AS dan Vietnam yang menetapkan tarif 20% untuk berbagai ekspor justru membawa secercah optimisme.

Para pelaku pasar berharap bahwa stabilitas perdagangan ini dapat menumbuhkan kembali permintaan minyak dalam jangka menengah.

Namun, semua mata kini tertuju pada laporan ketenagakerjaan AS yang akan dirilis hari ini.

Laporan ini akan menjadi indikator penting bagi The Fed untuk menentukan kapan dan seberapa besar suku bunga akan dipotong di paruh kedua 2025.

BACA JUGA:Saatnya Cuan! Emas Antam Naik Dua Hari Berturut-Turut, Tembus Segini!

BACA JUGA:Review Tap Coin Viral! Aplikasi Penghasil Uang Bisa Dapet Saldo DANA Rp750 Ribu Cuma Modal Rebahan dan Jempol

“Jika suku bunga dipangkas, maka aktivitas ekonomi bisa meningkat, dan itu akan mendongkrak permintaan minyak. Tapi saat ini, pasar lebih cemas ketimbang optimis,” ujar analis energi seperti dilansir dari Reuters.

Kategori :