BACA JUGA:Nelayan Tewas Tersambar Petir di Pantai Cermin, Begini Kronologinya!
Liburan Produktif dan Edukatif
Kegiatan ini bukan hanya soal memungut sampah.
Para peserta juga mendapatkan edukasi tentang pentingnya menjaga ekosistem laut, bahaya mikroplastik bagi biota laut, dan cara memilah sampah.
Anak-anak diajak memahami bahwa liburan bisa tetap menyenangkan sekaligus bermanfaat.
BACA JUGA:Heboh! Fenomena Sampah Kiriman di Pantai Ancol, Begini Respon Cepat Pengelola
BACA JUGA:Misteri Raibnya Christopher Farrel, Pendiri Startup Teknologi, di Pantai Bantul Gegerkan Publik
Dampak Positif dan Harapan Ke Depan
Selain membersihkan pantai, kegiatan ini menumbuhkan rasa tanggung jawab dan cinta lingkungan sejak dini.
Banyak peserta mengaku senang bisa berkontribusi langsung, bahkan ada yang datang dari luar kota hanya untuk ikut serta.
Semangat gotong royong dan kebersamaan menjadi nilai tambah yang memperkuat aksi ini.
Kegiatan seperti ini diharapkan bisa menjadi rutinitas, bukan hanya momen tahunan.
Pemerintah kota, sekolah, dan komunitas lingkungan di Surabaya diimbau untuk terus mendukung dan memfasilitasi aksi serupa agar pantai-pantai tetap bersih dan lestari.
Siapa Saja Bisa Ikut?
Kegiatan beach cleanup ini terbuka untuk berbagai kalangan:
BACA JUGA:Ngeri! Siswa SMPN 7 Mojokerto Terseret Ombak, Konon Ada Mitos Mistis di Pantai Drini Gunung Kidul
BACA JUGA:Kisah Pilu Siswa SMP 7 Mojokerto yang Terseret Ombak Pantai Drini, Sempat Minta Sendal Putih