Tentu saja melihat vidio anaknya dianiaya, perasaan orang tua MZ menjadi marah, sedih dan ikut trauma. Kemudian keluarga korban sepakat untuk membawa persoalan ini ke ranah hukum.
BACA JUGA:Redmi Pad 2 Sang Penyelamat Produktivitas dan Hiburan dengan Harga Menggoda!
"Diduga MZ juga diancam agar tidak buka mulut, dan pasca kejadian, korban MZ mengalami trauma berat dan tidak berani menceritakan apa yang terjadi kepada keluarganya,"jelas Feberi. “Korban diancam akan dibunuh jika mengadu ke orang tua,” katanya.
Setelah korban MZ divisum, dijelaskan Febri jika ada pertemuan anatara keluarga MZ dan keluarga CC yang dimediasi pihak sekolah. Namun setelah itu, tidak ada lagi respon dari pihak keluarga pelaku.
"Memang ada permohonan maaf dan ada perdamaian, namun proses hukum harus tetap berjalan,"katanya.