“Benar, pelaku sudah berhasil diamankan kurang dari 12 jam setelah kejadian. Rencananya siang ini akan kami rilis secara resmi,” ujar Ruri, dikutip dari detikSumbagsel.
Ia menambahkan, polisi masih mendalami motif pelaku, “Nanti ya kita sampaikan saat press conference nanti di kantor,” katanya.
BACA JUGA:Sadis! ASN di Bima Tikam Istri hingga Tewas, Diduga Cemburu Gegara Korban Sering Telpon Lelaki Lain
BACA JUGA:Penembakan Massal Guncang Amerika Serikat, 4 Orang Tewas dan 20 Terluka di Restoran South Carolina
Dua Korban, Tiga Tersangka
Dilansir dari iNews.ID, dalam insiden tersebut ternyata terdapat dua korban, satu meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka tembak di bagian perut.
Korban kedua kini dirawat intensif di rumah sakit setempat dalam kondisi stabil namun masih lemah.
Pelaku penembakan bukan hanya satu orang, polisi mengungkap bahwa terdapat tiga pria penumpang mobil Innova yang semuanya berhasil diamankan di Desa Regan Agung tanpa perlawanan.
Ketiganya kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan pasal berlapis, mulai dari pembunuhan hingga pengeroyokan yang mengakibatkan kematian.
BACA JUGA:Tragis! Wanita Muda Ditemukan Tewas dengan Tangan Terikat di Hotel Palembang, Polisi Selidiki Motif
Selain itu, polisi juga menyita satu pucuk senjata api jenis pistol yang digunakan dalam aksi tersebut.
Insiden di SPBU Banyuasin ini menjadi peringatan keras tentang bahaya ledakan emosi di jalan.
Hanya karena persoalan antrean BBM, satu nyawa melayang, satu terluka, dan tiga pria kini harus berhadapan dengan hukum.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap tertib dan menahan emosi agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.