BACAKORAN.CO — Banyak orang merasa kecewa dan panik ketika kulit wajah mereka tiba-tiba dipenuhi jerawat setelah mencoba produk skincare baru.
Reaksi ini sering dianggap sebagai tanda bahwa produk tidak cocok, padahal bisa jadi itu adalah skin purging—sebuah proses alami yang menandakan bahwa kulit sedang beradaptasi.
Skin purging bukanlah breakout biasa. Ini adalah respons sementara dari kulit terhadap bahan aktif yang mempercepat proses regenerasi sel.
Alih-alih menjadi masalah, purging justru bisa menjadi sinyal bahwa produk tersebut sedang bekerja membersihkan pori-pori dari sumbatan yang tersembunyi.
Apa yang Terjadi Saat Kulit Mengalami Purging?
BACA JUGA:Salah Pakai Bikin Wajah Kusam! Ini 5 Kandungan Skincare yang Sebaiknya Dipakai Pada Malam Hari
Skin purging terjadi ketika kandungan aktif dalam produk perawatan kulit mempercepat siklus pergantian sel.
Akibatnya, jerawat yang sebelumnya belum terlihat di permukaan kulit akan muncul lebih cepat. Beberapa bahan yang umum memicu reaksi ini antara lain:
- Retinoid
- Alpha Hydroxy Acids (AHA)
- Beta Hydroxy Acids (BHA), seperti salicylic acid
- Benzoyl peroxide
“Ketika menggunakan produk baru, kulit akan meningkatkan pergantian sel, yang dapat menyebabkan jerawat muncul lebih cepat dari biasanya,” jelas Dr. Thiede, seorang dermatolog.
Sayangnya, banyak orang keliru mengira purging sebagai breakout atau bahkan alergi.
Hal ini sering membuat mereka menghentikan penggunaan produk yang sebenarnya bermanfaat.
Menurut Dr. Anna Chacon, kulit membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan formula baru.
“Kadang kulit memang butuh waktu untuk menyesuaikan diri dengan skincare baru,” ujar Dr. Anna Chacon.
Bagaimana Cara Membedakan Skin Purging dan Breakout?
BACA JUGA:Trik Cantik di Pagi Hari dengan Makeup dan Skincare Sat-set, Begini Caranya!