Saat berbelanja, wajar jika seseorang mencoba pakaian untuk memastikan ukuran dan kenyamanan.
Namun, hal ini berarti baju yang akhirnya kita beli mungkin sudah bersentuhan dengan kulit orang lain.
Sisa keringat, sel kulit mati, bahkan bakteri dari tubuh mereka bisa menempel di kain.
Kondisi ini meningkatkan risiko munculnya masalah kulit seperti ruam merah, gatal, atau dermatitis kontak.
Dengan mencuci pakaian terlebih dahulu, kita dapat mengurangi kemungkinan terpapar sisa-sisa tersebut.
3. Kandungan Bahan Kimia pada Kain
BACA JUGA:Ternyata Begini Hukum dan Makna Memakai Baju Hitam Menurut Ustadzah Halimah Alaydrus
Untuk membuat pakaian terlihat menarik, lembut, dan tidak mudah kusut, produsen sering menambahkan bahan kimia seperti resin atau pewarna sintetis.
Zat-zat ini memang membantu memperbaiki tampilan kain, tetapi bisa menimbulkan reaksi alergi pada sebagian orang, terutama mereka yang memiliki kulit sensitif.
Gesekan antara kain dan kulit, ditambah keringat, membuat bahan kimia lebih mudah terserap.
Akibatnya, kulit bisa mengalami iritasi, gatal, atau bahkan peradangan.
Dengan mencuci pakaian baru, sebagian besar residu bahan kimia dapat dihilangkan sehingga risiko alergi berkurang.
4. Pentingnya Mencuci Meski Tidak Ada Gejala
Ada orang yang mungkin tidak langsung mengalami masalah kulit setelah memakai pakaian baru.
Namun, bukan berarti kebiasaan tersebut aman.
Sisa bahan kimia, debu, atau kotoran tetap bisa menimbulkan rasa tidak nyaman, seperti gatal ringan atau perih pada kulit.
Mencuci pakaian baru sebelum digunakan adalah langkah sederhana yang memberikan perlindungan ekstra.