BACAKORAN.CO - Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah, modal adalah salah satu faktor terpenting untuk mengembangkan bisnis.
Namun, tidak sedikit yang masih ragu mengajukan pinjaman karena anggapan bahwa cicilannya berat.
Padahal, ada solusi pembiayaan yang jauh lebih ringan dibanding kredit konvensional, yaitu Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI.
Menariknya, untuk plafon Rp150 juta, angsuran KUR BRI ternyata bisa jauh lebih ringan dibanding kredit biasa di bank lainnya.
BACA JUGA:Saldo DANA Gratis Rp120.000 Masuk Dompet Digitalmu! Ini Daftar Aplikasi Penghasil Uang Terbaru
Kok bisa? Yuk tim bacakoran.co akan bahas lengkap mulai dari bunga, syarat, hingga simulasi cicilan supaya kamu tidak salah pilih!
Banyak orang kaget saat mengetahui bahwa KUR BRI menawarkan cicilan yang jauh lebih terjangkau untuk modal usaha.
Ada beberapa alasan utama yang membuat angsurannya bisa lebih rendah:
1. Bunganya Disubsidi Pemerintah
KUR mendapatkan subsidi bunga dari pemerintah sehingga debitur cukup membayar bunga ringan, jauh di bawah bunga kredit non-KUR yang rata-rata mencapai 12–18% per tahun.
Di BRI, bunga KUR biasanya berada di kisaran 6% per tahun, tergantung program dan aturan pemerintah yang berlaku.
2. Tanpa Agunan Tambahan
Untuk plafon tertentu, termasuk Rp150 juta, BRI biasanya tidak meminta agunan tambahan selain usaha yang sedang dijalankan.
Hal ini tentu mengurangi beban nasabah dibandingkan kredit biasa yang mewajibkan jaminan fisik seperti sertifikat tanah atau BPKB.
BACA JUGA:Pinjaman KUR BNI 2025 Bisa Buat Modal Usaha Cair Hingga Rp100 Juta, Ini Syarat Terbarunya
3. Tenor Panjang Hingga 5 Tahun
Tenor cicilan untuk KUR bisa mencapai 60 bulan, membuat angsuran per bulan lebih ringan dan mudah disesuaikan dengan arus kas usaha.