BACAKORAN.CO - Banyak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merasa trauma saat mendengar kata pinjaman modal usaha.
Bukan karena tidak butuh uang, melainkan karena pengalaman pahit menghadapi cicilan mencekik, bunga tidak masuk akal, hingga teror penagihan yang bikin stres.
Kondisi ini sering dialami mereka yang sebelumnya terjerat pinjaman online ilegal atau lembaga pembiayaan tak resmi.
Namun, kini pelaku UMKM tidak perlu lagi khawatir.
BACA JUGA:Apa Saja yang Ditanyakan Saat Survei KUR BRI? Ini Bocorannya
Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI hadir sebagai solusi pembiayaan yang aman, legal, dan bebas dari praktik penagihan kasar.
Program ini dirancang langsung oleh pemerintah dan disalurkan melalui Bank BRI untuk membantu UMKM berkembang tanpa rasa takut.
Kenapa Banyak Pelaku Usaha Takut Mengajukan Pinjaman?
Fenomena ketakutan terhadap pinjaman usaha bukan tanpa alasan. Banyak pelaku UMKM mengalami:
BACA JUGA:Bisakah Mengajukan KUR Jika Masih Tercatat KPR? Ini Penjelasannya
- Penagihan kasar dan tidak manusiawi
- Bunga pinjaman yang terus membengkak
- Denda keterlambatan yang memberatkan
- Ancaman penyebaran data pribadi
Situasi ini membuat sebagian pengusaha kecil memilih menahan usaha apa adanya, meski peluang berkembang sangat besar.
Padahal, tanpa tambahan modal, usaha bisa sulit bersaing dan berisiko stagnan.