Fitur ini meningkatkan keawetan mesin sekaligus memberikan kenyamanan lebih saat berkendara jarak jauh atau dalam cuaca panas.
Tangki bahan bakar berkapasitas 4,2 liter cukup untuk memenuhi kebutuhan harian, sementara desain jok yang rata dan posisi stang ergonomis memberikan kenyamanan maksimal.
Kombinasi fitur ini menjadikan Smash Kencana sebagai motor bebek yang tidak hanya praktis, tetapi juga nyaman digunakan dalam berbagai situasi.
Spesifikasi Mesin dan Performa
BACA JUGA:TERBARU! Suzuki Smash FI Ultimate Resmi Mengaspal, Apa Masuk Indonesia?
BACA JUGA: Bukan MPV Biasa! Suzuki APV 2026 Mobil Serbaguna: Kabin Super Luas dan Mesin Tangguh
All New Suzuki Smash Kencana Sport 115 dibekali mesin berkapasitas 113 cc SOHC, 4 tak, berpendingin udara.
Mesin ini mampu menghasilkan tenaga maksimal 9,1 daya kuda pada 7.500 RPM dan torsi puncak 9 Nm pada 6.500 RPM.
Performa tersebut cukup mumpuni untuk motor bebek yang ditujukan bagi mobilitas harian, menawarkan keseimbangan antara tenaga dan efisiensi bahan bakar.
Mesin ringan ini membuat Smash Kencana mudah dikendalikan, cocok untuk pengendara pemula maupun yang sudah berpengalaman.
Teknologi modern yang disematkan juga mendukung efisiensi, sehingga motor tetap irit dan handal digunakan di perkotaan maupun perjalanan jarak dekat.
Harga dan Kolaborasi Strategis
Suzuki membanderol Smash Kencana Sport 115 dengan harga sekitar Rp23,8 juta, menjadikannya pilihan terjangkau di segmen motor bebek.
Harga ini menunjukkan bahwa Suzuki menargetkan konsumen menengah ke bawah yang membutuhkan kendaraan ekonomis namun tetap bergaya.
Menariknya, model ini merupakan hasil kolaborasi antara Suzuki dan AFY Mobility Industries, perusahaan yang turut berkontribusi dalam pengembangan dan produksi.
Kerja sama ini memperlihatkan komitmen Suzuki untuk memperkuat posisi mereka di pasar lokal melalui inovasi dan kemitraan strategis.
Potensi Pasar dan Harapan
Peluncuran Smash Kencana 2026 diharapkan mampu membangkitkan kembali kejayaan motor bebek di Indonesia.
Segmen ini memang sempat tergerus oleh popularitas skuter matik dan tren kendaraan listrik, namun Suzuki percaya bahwa motor bebek tetap memiliki tempat di hati konsumen.