BACAKORAN.CO - Persija Jakarta alami ujian untuk kembali ke jalur kemenangan. Ini karena ketika hadapi laga pembuka putaran kedua Super League 2025/2026 melawan Madura United, Persija minus lima pilar.
Lima pilar ini absen dengan alasan berbeda. Mulai dari karena faktor kebugaran tubuh hingga hukuman dari Komisi Disiplin PSSI.
Kelima pemain itu adalah Hanif Sjahbandi, Van Basty Souza, Bruno Tubarao, Fabio Calonego, dan Ryo Matsumura.
Hanif Sjahbandi didiagnosis mengalami cedera pada tulang rawan lutut. Setelah melalui rangkaian pemeriksaan medis, tim medis memutuskan bahwa gelandang bernomor punggung 19 itu harus menjalani tindakan operasi.
“Setelah menjalani operasi, Hanif akan memasuki fase rehabilitasi yang cukup panjang. Estimasi waktu pemulihannya bisa mencapai sekitar enam bulan," jelas dokter Persija, dr. Muhammad Andeansah, Sp.KO.
BACA JUGA:Persijap Siap Bangkit, Akhiri Puasa Kemenangan di 11 Laga Saat Hadapi Dewa United
Hanif pun bertekad untuk berjuang agar segera pulih.
“Qodarullah, saya harus absen karena cedera yang memaksa saya untuk naik ke meja operasi kembali. Ini adalah musim yang tidak mudah. Namun banyak pelajaran berharga, dan dukungan dari kalian yang selalu membuat saya kuat,” ujar Hanif.
Kemudian Van Basty Souza harus menepi dalam waktu dekat. Pemain asal Brasil tersebut mengalami robekan ligamen bahu.
Meski demikian, kondisinya tidak memerlukan tindakan operasi.
Fajar Fathurrahman sudah berlatih dan tidak alami masalah dengan adaptasi-persija-
"Untuk Souza, ia akan menjalani program rehabilitasi secara intensif dengan estimasi waktu sekitar 3–4 minggu hingga pulih kembali. Doakan agar keduanya cepat pulih dan kembali ke pertandingan,” ungkapnya.
Selain karena cedera, Souza juga harus absen melawan madura United karena hukuman dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI. Dia menerima sanksi yang didapat dari laga kontra Persib (11/1/2026).
BACA JUGA:Persija Minus 3 Asing ke GBLA, Mauricio Tetap Pede, Ini Penyebabnya
Souza dinyatakan melanggar Kode Disiplin PSSI Tahun 2025 karena setelah pertandingan berakhir dan saat menuju ruang ganti, menunjukkan gestur jari tengah ke arah tribun barat stadion. Sousa dijatuhi hukuman larangan bermain sebanyak dua pertandingan serta denda sebesar Rp 75 juta.