BACAKORAN.CO - Masalah dalam rumah tangga tak jarang muncul, salah satunya ketika suami terlihat keras dalam ucapan maupun sikap, bahkan terkadang pelit dalam hal keuangan atau perhatian.
Kondisi ini tentu bisa membuat suasana rumah tangga menjadi tidak nyaman dan mengganggu keharmonisan keluarga.
Banyak istri yang merasa bingung dan mencari cara untuk mengatasi hal ini, salah satunya melalui amalan yang dipercaya mampu melembutkan hati suami, seperti “Suami keras dan pelit, Jadi lembut dan nurut dengan ini”.
Amalan yang Disarankan untuk Melembutkan Hati Suami
BACA JUGA:Rahasia Melembutkan Hati Suami: 5 Langkah Ala Ustadz Hilman Fauzi yang Wajib Dicoba!
BACA JUGA:Wajib Coba! Amalan Agar Diberikan Suami yang Nurut dan Tidak Pelit
Melansir dari video youtube @LestariAzzahra, Amalan berupa bacaan kalimat arab tertentu, yaitu “Wa alqaitu ‘alaika mahabbatan minni walitushna’a ‘ala ‘ainii” sebanyak 33 kali.
Setelah membaca, dianjurkan untuk mengucapkan doa yang menyampaikan harapan agar Allah SWT melembutkan hati suami, seperti halnya ketika mengubah besi menjadi lunak di tangan Nabi Daud AS.
Doa ini juga meminta agar kasih sayang tertanam dalam hati suami, menghilangkan kekerasan dan kemarahan, serta menjadikan rumah tangga penuh rahmat dan sakinah.
Selain itu, ada petunjuk untuk meniupkan napas ke telapak tangan lalu mengusapkannya ke dada suami, serta mengomentari kata “QOBILTU” agar hajat terkabul.
BACA JUGA:Kesulitan Menghadapi Suami yang Pelit? Ini Nasihat Berharga dari Ustadzah Halimah Alaydrus
BACA JUGA:Tahukah Kamu? Doa Agar Suami Tidak Pelit yang Bisa Kamu Amalkan, Dijamin Manjur!
Selain amalan spiritual, juga menyebutkan penggunaan “Parfum Aura Mahabbah” yang diklaim sebagai cara praktis tanpa amalan untuk memikat dan mengunci hati suami.
Namun, perlu diingat bahwa setiap pasangan memiliki dinamika hubungan yang berbeda, sehingga hasil yang didapatkan bisa saja bervariasi.
Pentingnya Komunikasi dan Kedekatan Emosional
Meskipun amalan spiritual bisa menjadi bagian dari upaya untuk memperbaiki hubungan, tidak boleh kita abaikan pentingnya komunikasi yang terbuka dan jujur antara suami dan istri.