BACA JUGA:Toyota Innova Crysta 2026 vs Hycross: Diesel Tangguh atau Hybrid Super Efisien?
Masuk ke kabin, konsumen tetap disambut material premium dengan balutan kulit berkualitas, tata letak ergonomis, serta kursi belakang yang bisa diatur melalui tablet dengan fitur electric recline, leg rest, hingga massage.
Sistem audio JBL dan panoramic roof juga tetap tersedia, menjaga pengalaman berkendara yang mewah.
Namun, ada beberapa fitur yang dioptimalkan. Misalnya, Rear Seat Entertainment (RS-E) berupa layar LCD di kursi belakang tidak disertakan, begitu pula aksen kayu pada panel pintu.
Meski begitu, electric sunshade otomatis tetap hadir, menegaskan bahwa kenyamanan dasar tetap menjadi prioritas.
Teknologi dan Keselamatan: Fokus pada Esensi
Toyota memangkas beberapa fitur canggih seperti Driver Monitoring System dan Head-Up Display (HUD).
Namun, semua fitur keselamatan aktif tetap dipertahankan, termasuk Toyota Safety Sense dengan Pre-Collision System, Lane Departure Alert, Adaptive Cruise Control, dan Automatic High Beam.
Dengan strategi ini, Toyota menegaskan bahwa pengurangan fitur hanya terjadi pada aspek kenyamanan tambahan, bukan pada standar keselamatan.
Alphard XE tetap menjadi MPV premium yang aman, nyaman, dan berkelas, sekaligus lebih ramah di kantong.