Sidang Isbat Ramadan 2026: Keputusan Resmi Awal Puasa 1 Ramadan 1447 H

Selasa 17 Feb 2026 - 19:07 WIB
Reporter : Ayu
Editor : Ayu

BACAKORAN.CO - Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar Sidang Isbat penentuan awal puasa Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi pada Selasa, 17 Februari 2026.

Sidang ini dipimpin langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar dan berlangsung di Hotel Borobudur Jakarta, bukan di kantor Kemenag, karena alasan kapasitas.

Direktur Jenderal Bimas Islam, Abu Rokhmad, menjelaskan bahwa sidang akan dihadiri berbagai pihak, mulai dari ormas Islam, MUI, BMKG, ahli falak, DPR, Mahkamah Agung, hingga perwakilan kedutaan besar negara-negara Islam. Prosesnya terdiri dari tiga tahap:  

1. Pemaparan data posisi hilal berdasarkan hisab astronomi.  

BACA JUGA:Heboh, Foto Ardhito Pramono dan Davina Karamoy Mesra Tersebar di Medsos, Go Public?

BACA JUGA:68 Warga Purworejo Diduga Keracunan Usai Santap Hidangan Ruwahan, Beberapa Dilarikan ke Rumah Sakit

2. Verifikasi hasil rukyatul hilal dari 96 titik pemantauan di seluruh Indonesia.  

3. Musyawarah dan pengambilan keputusan yang kemudian diumumkan kepada masyarakat.  

Menurut Rokhmad, sidang isbat adalah forum ilmiah yang mengintegrasikan metode hisab dan rukyat.

Pemerintah menekankan transparansi, kehati-hatian, dan kebersamaan umat dalam penetapan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah.  

BACA JUGA:Ditinggal Penghuni, Rumah Kontrakan di Duri Kepa Terbakar! Api Juga Lalap 7 Rumah di Pecinan Makassar

BACA JUGA:Intip di 96 Titik, Menag Beberkan Tantangan Pantau Hilal

Pemantauan Hilal di Berbagai Daerah

- Sulawesi Selatan: Pemantauan dilakukan di Menara Iqra Unismuh Makassar, melibatkan Kemenag, BMKG, MUI, dan perguruan tinggi. Namun, BMKG melaporkan hilal tidak mungkin terlihat karena bulan terbenam lebih dulu dibanding matahari.  

- Yogyakarta: Hilal tercatat minus 1,5 derajat di bawah ufuk, sehingga mustahil diamati.  

Kategori :