Panel instrumen digital 12,3 inci memberikan informasi real-time, sementara jok depan dilengkapi ventilasi dan massage function—fitur yang bahkan belum tersedia di Fortuner varian tertinggi.
Panoramic sunroof, AC tiga zona, dan sistem audio 12 speaker semakin menegaskan pengalaman berkendara premium.
Performa Mesin: Diesel Bertenaga dengan Jiwa Petualang
MG Majester dibekali mesin diesel 2.0 liter twin-turbo yang menghasilkan tenaga 213 PS dan torsi 478 Nm, melampaui Fortuner (450 Nm) dan Pajero Sport (446 Nm).
Transmisi otomatis dengan opsi 4WD membuatnya siap melibas jalan tol maupun medan berat.
Torsi besar ini menjadi keunggulan utama untuk towing, akselerasi menanjak, dan ketahanan off-road, menjadikan Majester benar-benar all-terrain capable.
Fitur Keselamatan: ADAS Level 2 Standar Global
BACA JUGA:Intip All New Hyundai Palisade 2025: SUV Premium Rasa Range Rover dengan Teknologi Hybrid Canggih!
Majester hadir dengan paket Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) Level 2, termasuk Adaptive Cruise Control, Autonomous Emergency Braking, Lane Keeping Assist, Blind Spot Monitoring, dan kamera 360 derajat.
Fitur-fitur ini biasanya hanya tersedia di SUV premium Eropa, namun kini ditawarkan dengan harga lebih kompetitif.
Potensi Masuk Indonesia: Tantangan Baru bagi Fortuner dan Pajero Sport
Meski debut dilakukan di India, peluang MG Majester masuk ke Indonesia sangat besar. Permintaan SUV besar 4WD di Indonesia tinggi, sementara MG sudah membangun fondasi lewat Gloster.
Jika benar diluncurkan, Majester berpotensi memicu penyesuaian harga dan fitur dari pesaing, sekaligus mempercepat adopsi teknologi ADAS di segmen SUV menengah-atas.
Kehadirannya bisa menjadi katalis perubahan persepsi konsumen terhadap merek Tiongkok: dari sekadar “murah” menjadi “premium dan penuh ambisi”.