Kasus ini bermula dari unggahan akun Instagram @ojolfakesgps yang memperlihatkan sang driver menolak penumpang dengan alasan motor kecil dan tidak sesuai untuk penumpang berbadan besar.
Dalam video tersebut, ia bahkan terdengar tertawa sambil meminta penumpang membatalkan pesanan.
Rekaman singkat itu langsung menyebar luas dan menuai kritik.
Banyak warganet menilai tindakan tersebut tidak sensitif, terlebih karena melibatkan seorang siswi SMP.
Klarifikasi Driver: Faktor Kendaraan dan Edukasi Layanan
Setelah banjir komentar negatif, sang driver memberikan klarifikasi.
Ia menyebut bahwa keputusan menolak penumpang berbadan besar didasari pertimbangan teknis, karena shockbreaker motornya pernah rusak akibat sering membawa penumpang dengan bobot besar.
Selain itu, ia mengaku unggahan tersebut dimaksudkan sebagai edukasi mengenai layanan Grab Bike XL, yang memang diperuntukkan bagi penumpang dengan ukuran tubuh lebih besar agar perjalanan lebih aman dan nyaman.
“Itu untuk penumpang yang big size, supaya driver nyaman, penumpang nyaman, keselamatan pun nyaman,” ujarnya.
Meski demikian, ia akhirnya mengakui bahwa kontennya telah menimbulkan kegaduhan dan memilih menghapus video tersebut.
Permintaan maaf pun kembali ia sampaikan kepada publik.