Kedua, layar besar tetap jadi magnet utama. Untuk siswa yang sering Zoom, Google Classroom, atau nonton materi video, ukuran layar jelas lebih nyaman dibanding smartphone.
Ketiga, konektivitas 4G masih relevan. Banyak tablet murah hanya WiFi-only, sementara Xpad 30E masih memberi fleksibilitas mobilitas.
Catatan yang Perlu Dipertimbangkan
Meski menarik, pembaca juga perlu melihat sisi realistisnya.
Performa tablet Rp2 jutaan biasanya tidak ditujukan untuk gaming berat.
Jadi kalau ekspektasinya untuk main game grafis tinggi, kemungkinan akan terasa terbatas.
Selain itu, fitur AI Tutor meski inovatif kemungkinan besar akan optimal jika:
koneksi internet stabil
BACA JUGA:Spesifikasi Praktis ala iPad Entry-Level, Infinix XPad 30E Dirancang Lebih Fungsional
aplikasi pendukung rutin diperbarui
pengguna memang aktif belajar digital
Artinya, nilai AI akan terasa maksimal untuk pelajar, tapi mungkin kurang relevan bagi pengguna yang hanya butuh tablet hiburan.
Tips: Siapa yang Paling Cocok Beli Xpad 30E?
Agar tidak salah beli, ini panduan praktis yang bisa kamu pertimbangkan.
Cocok dibeli jika kamu:
pelajar atau mahasiswa butuh tablet murah