Pulau Kemaro Wisata Palembang Sumatera Selatan, Tersembunyi Kisah Legenda Percintaan!

Minggu 22 Mar 2026 - 06:00 WIB
Reporter : Puput
Editor : Puput

BACAKORAN.CO - Jika kamu mencari destinasi wisata di Palembang yang tidak hanya menawarkan keindahan alam dan budaya, tetapi juga cerita menarik yang mengharukan, Pulau Kemaro adalah jawabannya.

Terletak di tengah  Sumatera Selatan, pulau kecil ini tidak hanya menjadi tempat ziarah dan rekreasi, tetapi juga terkenal luas dengan legenda percintaannya yang penuh makna.

Keunikan Pulau Kemaro yang membuatnya menjadi salah satu wisata wajib dikunjungi di Palembang.

Sejarah dan Lokasi Pulau Kemaro

BACA JUGA:UNSRI Viral! Ini 5 Rekomendasi Tempat Wisata di Palembang yang Kece Banget Buat Nongkrong dan Instagramable

BACA JUGA:Healing Anti Mahal! Ini 7 Tempat Liburan Sekolah Paling Seru di Palembang

Melansir dari video youtube @MondarMandirNian, Pulau Kemaro merupakan pulau kecil yang dapat dicapai dengan menggunakan perahu dari dermaga sekitar Kota Palembang, seperti Dermaga 16 Ilir atau Dermaga Kuto Besak.

Letaknya yang berada di tengah Sungai Musi memberikan pesona tersendiri, dengan pemandangan air yang luas dan udara segar yang menyegarkan hati.

Di pulau ini, kamu akan menemukan kombinasi tempat ibadah dari dua agama berbeda, yaitu Kuil Hok Tjing Rio yang khas Tionghoa dan Makam Syekh Abdul Qadir Jailani yang menjadi tempat ziarah umat Islam.

Keberadaan kedua tempat ibadah ini menjadi bukti nyata tentang harmonisasi antarumat beragama yang telah ada sejak lama di Palembang.

BACA JUGA:4 Coffee Shop yang Ada Tempat Photobooth di Palembang, Murah dan Aesthetic Banget, Gas Meluncur Bestie...

BACA JUGA:Destinasi Wisata Taman Asih Jarak Hanya 36 KM Dari Kota Palembang, Yuk Healing Besties...

Legenda Cinta Tragis Tan Bun An dan Siti Fatimah 

Yang membuat Pulau Kemaro begitu terkenal adalah legenda cinta tragis antara Tan Bun An, seorang saudagar Tionghoa yang datang ke Palembang untuk berdagang, dan Siti Fatimah, putri Raja Palembang.

Kisahnya bermula ketika Tan Bun An jatuh cinta pada kecantikan dan kebaikan hati Siti Fatimah, dan sebaliknya.

Namun, hubungan mereka menghadapi rintangan besar karena perbedaan latar belakang dan keyakinan. 

BACA JUGA:Tahun Baru Tak Harus ke Luar Kota, Ini 4 Rekomendasi Rekreasi di Palembang, Dijamin Tak Mabuk Perjalanan!

Kategori :