Pada sektor fotografi, Infinix membekali perangkat ini dengan kamera utama 200MP Samsung HPE berukuran sensor 1/1.4 inci yang mampu menghasilkan foto dengan detail tinggi.
Kamera tersebut juga mendukung 2x lossless zoom untuk menjaga kualitas gambar saat diperbesar.
Kamera utama itu dipadukan dengan kamera periskop 50MP Samsung JN5 yang menawarkan zoom optik 3,5x serta 7x in-sensor zoom untuk memotret objek dari jarak jauh.
Selain itu terdapat kamera ultra-wide 112 derajat yang memudahkan pengguna mengambil foto dengan sudut pandang lebih luas.
BACA JUGA:Auto Viral! Infinix Note 60 Ultra Spill Kamera 200MP dan Layar 144Hz, Aura iPhone 17 Pro
Dari sisi performa, Infinix Note 60 Ultra Pininfarina ditenagai chipset MediaTek Dimensity 8400 dengan fabrikasi 4nm.
Chipset ini menggunakan konfigurasi delapan inti Cortex-A725 yang dipadukan dengan GPU Mali-G720 MC7 untuk memberikan performa tinggi saat bermain game atau menjalankan aplikasi berat.
Perangkat ini hadir dengan 12GB RAM dan 256GB penyimpanan internal, serta dilengkapi sistem pendingin 3D IceCore vapor chamber agar suhu perangkat tetap stabil ketika digunakan secara intensif.
Di bagian depan, ponsel ini menggunakan layar OLED 6,78 inci beresolusi 1.5K dengan refresh rate 144Hz.
Layar tersebut mampu mencapai kecerahan hingga 4.500 nits sehingga tetap nyaman digunakan di luar ruangan.
BACA JUGA:Berani Naik Kelas! Infinix Note 60 Series Tinggalkan Dimensity, Snapdragon Jadi Senjata Baru
BACA JUGA:Sudah Tertarik Infinix Note 60 Pro? Simak Kelebihan dan Kekurangannya Sebelum Memutuskan
Untuk daya tahan, Infinix menyematkan baterai 7.000 mAh berbasis silicon-carbon yang mendukung 100W fast charging serta 50W wireless MagCharge.
Teknologi self-healing battery yang dibawanya juga diklaim mampu menjaga kesehatan baterai dalam jangka panjang.
Di pasar Malaysia, smartphone ini dibanderol mulai MYR 3.000 atau sekitar Rp10 jutaan, sementara peluncuran resminya di Indonesia diperkirakan akan berlangsung dalam waktu dekat.