Longsor Sampah di Bantargebang, Kini 6 Orang Ditemukan Tewas

Selasa 10 Mar 2026 - 08:00 WIB
Reporter : Rida Satriani
Editor : Rida Satriani

BEKASI, BACAKORAN.CO – Tragedi longsor sampah di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, kembali menyita perhatian publik. 

Hingga Senin (9/3/2026) sore, tim SAR gabungan mencatat total enam korban meninggal dunia, enam orang selamat, dan satu orang lainnya masih dalam pencarian.

Korban Bertambah, Identitas Mulai Terungkap

Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, menyampaikan bahwa proses pendataan korban terus dilakukan berdasarkan laporan saksi dan keluarga. 

Pada Minggu malam, tim menemukan korban bernama Irwan Suprihatin, seorang sopir truk, dalam kondisi meninggal dunia di dalam kendaraannya.

BACA JUGA:Demo Warga Bantargebang di RDF: Jangan Jadikan Kami Penonton di Tanah Sendiri!

BACA JUGA:Edan! Ambil Kupon Daging Kurban di Bantar Gebang Diminta Rp 15 Ribu, Netizen: Harus Tindak

Kemudian pada Senin siang, korban kelima ditemukan sekitar pukul 12.05 WIB dan dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk identifikasi. 

Tim DVI mengonfirmasi identitas korban sebagai Jussova Situmorang (38). 

Sore harinya, tim SAR kembali menemukan korban bernama Hardianto dalam kondisi meninggal dunia di pinggir kali yang tertimbun sampah.

Upaya Pencarian Masih Berlanjut

Desiana menegaskan bahwa pencarian korban masih terus dilakukan. 

Tim SAR gabungan mengerahkan 15 unit alat berat eskavator, backhoe, serta anjing pelacak K9 untuk mempercepat proses evakuasi.

Tak hanya itu, teknologi Drone Thermal juga digunakan untuk mendeteksi panas tubuh dari udara, guna memperluas jangkauan pencarian.

“Jumlah korban masih terus dalam pendataan. Kami berupaya maksimal agar semua korban segera ditemukan,” ujar Desiana.

Harapan dan Tantangan di Lapangan

BACA JUGA:Banjir Longsor di Lahat, Warga Dibantaran Sungai Lematang Diminta Waspada

BACA JUGA:3 Jenis Pohon Penahan Longsor Terbaik untuk Rumah di Dataran Tinggi, Fix Dijamin Aman!

Kategori :