Jika ingin lebih sopan, memberi kabar terlebih dahulu adalah langkah sederhana yang berdampak besar. Ini menunjukkan penghormatan terhadap privasi dan kenyamanan orang lain.
BACA JUGA:5 Adab Bertamu yang Wajib Diketahui Umat Muslim, Termasuk Memberitahu Rencana Kedatangan!
Menjaga Lisan dan Topik Pembicaraan
Silaturahmi yang seharusnya menjadi momen bahagia, bisa berubah canggung bahkan menyakitkan hanya karena topik pembicaraan yang tidak tepat.
Pertanyaan seperti:
• “Kapan nikah?”
• “Kerja di mana sekarang?”
• “Kok belum punya anak?”
Masih sering muncul dan dianggap biasa. Padahal, bagi sebagian orang, pertanyaan tersebut bisa menjadi beban mental.
Adab yang baik adalah menjaga lisan. Pilih topik yang ringan, menyenangkan, dan tidak menyinggung ranah pribadi.
Jika tidak tahu harus bicara apa, cukup hadir dengan sikap hangat dan mendengarkan itu sudah lebih dari cukup.
BACA JUGA:Ribuan Jemaah Siap Padati TMII: Salat Idul Fitri di Keong Mas Jadi Magnet Lebaran 2026!
Tidak Berlama-lama Saat Bertamu
Sering kali, karena suasana Lebaran terasa santai, tamu lupa waktu dan terlalu lama bertahan di satu rumah.
Ini bisa membuat tuan rumah kelelahan, apalagi jika harus menerima banyak tamu dalam sehari.
Adab dalam bertamu mengajarkan untuk tidak memberatkan tuan rumah. Datang, bersilaturahmi, lalu pamit di waktu yang tepat adalah bentuk penghormatan.