“Dengan adanya pemain diaspora, itu sangat membantu meningkatkan kualitas. Mereka punya pengalaman berbeda, dan kami di liga lokal juga belajar. Intinya kami saling support dan harus menyatu. Alhamdulillah chemistry sejauh ini sangat bagus,” ungkapnya.
Secara pribadi, dirinya mengaku tengah fokus meningkatkan pemahaman taktikal agar bisa lebih cepat menyesuaikan diri dengan pelatih baru.
“Saya lebih fokus ke taktikal. Ini pelatih baru, jadi saya harus benar-benar memahami apa yang dia mau. Filosofinya menarik dan saya harus bisa mengikuti itu,” ujarnya.
Di akhir, pria kelahiran Bandung, 29 Oktober 2001 itu juga menyampaikan pesan untuk para pendukung Timnas Indonesia.
“Untuk Garuda Fans, jangan lupa terus dukung dan support kami. Semoga kami bisa terus melaju dan menunjukkan peningkatan,” tutupnya.
Timnas Indonesia akan berpartisipasi dalam turnamen FIFA Series 2026 sebagai tuan rumah. Pertandingan perdana Indonesia dijadwalkan melawan Saint Kitts & Nevis pada Jumat, 27 Maret 2026 pukul 20.00 WIB mendatang.