Banyak warganet yang meluapkan kekesalan mereka melalui balasan cuitan.
BACA JUGA:Begini Nasib 16 Mahasiswa UI Terduga Pelecehan Seksual Group Chat FH
Hal ini menunjukkan bagaimana sebuah isu politik yang sensitif dapat membelah opini publik secara instan.
Seorang pengguna dengan nama akun @jo86125 memberikan pandangannya mengenai situasi politik saat ini.
"KLO orang SDH terjangkit doktrin imperialis dipastikan bicara politik menghalalkan segala cara . Adu domba hingga menghilangkan lawan politiknya. Itu model orde baru . Maling teriak maling," tulisnya di X.
Komentar bernada lebih personal dan agresif juga muncul dari akun Syahriar Masud yang mengungkit kejadian masa lalu.
"Satu manusia ini sangat menjijikan...sudah perna digebukin dan ditelanjangin...kini berulah Lagi...sebaiknya diapain..ya.....manusia munafik ini," tulis @Cipong64.
Di sisi lain, ada pula warganet yang menanggapi perdebatan tersebut dengan lebih singkat.
"Lucu bat lu bang, salah ya salah aja, gk usah di plintir kemana mana," ungkap @MartinT74898040.
Banyak pihak menilai jejak digital Ade Armando seringkali beririsan dengan kontroversi.
Namun, tudingan yang dilontarkan oleh akun anonim atau partisan di media sosial juga harus selalu dibuktikan melalui fakta hukum yang konkret.
BACA JUGA:Kemenhaj dan Umrah Bakal Bentuk Satgas, Cegah Haji Tanpa Visa Resmi
Hingga artikel ini ditulis, belum ada pernyataan resmi terkait pelaporan hukum dari pihak Jusuf Kalla dan tanggapan Ade Armando trending di X (Twitter).