Kebutuhan pencucian mencakup berbagai perlengkapan seperti karpet, gorden, sprei, bed cover, hingga taplak meja yang digunakan dalam berbagai kegiatan resmi.
Menurut Astri, meningkatnya pemanfaatan gedung milik pemerintah daerah turut memengaruhi tingginya kebutuhan tersebut.
Hal ini sejalan dengan kebijakan efisiensi yang mendorong penyelenggaraan kegiatan pemerintahan di fasilitas sendiri, bukan di hotel.
Ia juga menambahkan, rumah jabatan dilengkapi fasilitas penginapan berupa guest house dengan puluhan kamar.
Fasilitas ini kerap digunakan untuk menjamu tamu penting, mulai dari pejabat pusat hingga menteri.
Ia beralasan, kondisi tersebut membuat kebutuhan pencucian menjadi rutin, terutama untuk perlengkapan seperti sprei dan bed cover yang digunakan secara intensif.
Meski demikian, Astri menekankan bahwa nilai Rp 450 juta masih berupa pagu anggaran tahunan yang dapat berubah mengikuti kebijakan efisiensi.
Ia pun memastikan, realisasi penggunaannya akan disesuaikan dengan kebutuhan aktual di lapangan.
Sebelumnya anggaran super wow juga sempat membuat Kaltim jadi perbincangan nasional.
Gubernur dari Partai Golkar ini menganggarkan mobil dinas sebesar Rp8,5 Miliar.
Gubernur Kaltim berdalih jika mobil dipakai setiap hari untuk melawati jalan jalan di provinsinya yang banyak rusak.