BACAKORAN.CO - Arsenal ke final Liga Champions. Mereka melangkah pasti ke partai puncak Liga Champions usai mengalahkan Atletico Madrid 1-0 dalam leg kedua semifinal di Arsenal Stadium, London, Rabu dini hari (6/5).
Dengan kemenangan ini, Arsenal melangkah ke final Liga Champions dengan keunggulan agregat 2-1. Ini karena pada pertemuan pertama, kedua tim bermain imbang 1-1.
Capaian ini menjadi final kedua Arsenal sejak 2006. Ketika itu, Arsenal harus puas menjadi runner-up usai kalah 1-2 atas Barcelona.
Arsenal tidak mudah mengamankan tiket final kali ini. Mereka harus berjuang keras sejak kick off saat menjamu Atletico Madrid di leg kedua semifinal Liga Champions.
Pertandingan berlangsung sengit sejak kick off. Kedua tim saling jual beli serangan.
BACA JUGA:Mikel Arteta Gak Sabar Bawa Arsenal ke Final Liga Champions
Atletico Madrid meski menjadi tim tamu juga tidak sungkan menekan. Mereka langsung mencatatkan peluang emas ketika pertandingan baru memasuki menit kedelapan.
Julian Alvarez sukses membuat pendukung tuan rumah sportjantung usai tembakannya sedikit melebar dari gawang Arsenal. Julian mendapatkan peluang usai memaksimalkan bola hasil kerja sama Antoine Griezmann dan Giuliano Simeone.
Sebagai tuan rumah, Arsena langsung merespons situasi itu. Mereka menekan dengan melakukan percobaan melalui tembakan dari luar kotak penalti Riccardo Calafiori. Sayang masih belum menemui sasaran karena melambung di atas mistar gawang Atletico Madrid.
Dewi fortuna akhirnya memayungi perjuangan tuan rumah. Pemain Arsenal Bukayo Saka sukses mencatatkan namanya di papan skor.
BACA JUGA:Arsenal Yakin Mulus ke Final, Arteta: Semuanya Ada di Tangan Kita!
Bukayo Saka sukses mencetak gol menit ke-44 usai memaksimalkan bola muntah dari tendangan Leandro Trossard usai kerja sama dengan Viktor Gyokeres. Skor pun berubah menjadi 1-0 saat turun minum.
Saka ketika menaklukkan kiper Atletico Madrid Jan Oblak.-UEFA-
Atletico Madrid bermain lebih agresif di babak kedua. Beberapa peluang tercipta sampai Giuliano Simeone dijatuhkan lawan di kotak penalti Arsenal. Sayang, wasit tidak melihatnya sebagai penalti.
Arsenal juga merespons permainan dengan intensitas tinggi ini. Salah satunya ya melalui Gyokeres namun tembakannya masih belum menemui sasaran.