Pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink menegaskan anak asuhnya harus mengamankan tiga angka. Poin ini menjadi modal untuk bertahan di empat besar.
"Laga nanti sangat penting bagi kami untuk mengambil tiga poin. Persis juga membutuhkan tiga poin tersebut untuk bisa aman," jelas Olde.
"Saya pikir ini adalah pertandingan tentang dua tim dengan ambisi yang berbeda," lanjutnya.
Jan Olde Riekerink menyoroti beban berat yang dipikul Persis Solo. Menghadapi dua laga sisa musim ini, Laskar Sambernyawa tidak punya pilihan selain menyapu bersih kemenangan sembari berharap pada hasil tim lain, seperti Madura United FC.
"Persis tidak ingin terdegradasi, jadi mereka tahu harus memenangkan dua pertandingan terakhir. Mereka juga bergantung pada Madura (United)," ujar Riekerink.
BACA JUGA:Persib Akan Menantang Anomali saat Tantang Dewa United di BIS
Berbeda dengan awal musim yang sempat berjalan kurang mulus, grafik performa Banten Warriors terus merangkak naik.
Jan Olde Riekerink mengungkapkan bagaimana timnya secara berkala terus merevisi target mereka hingga akhirnya kini membidik zona elite empat besar.
"Bagi kami, saya pikir kami tidak memiliki awal musim yang baik seperti tiga tahun terakhir. Tetapi awalnya kami memiliki ambisi untuk masuk ke top 6, lalu naik ke top 5, dan sekarang hal itu sudah sangat tertanam di dalam tim. Ini adalah tentang tim yang ingin berada di nomor empat di liga pada akhir musim nanti," tegasnya optimistis.
Meskipun Dewa United memiliki catatan statistik yang superior dan hampir tidak pernah kalah saat bersua Persis Solo, Riekerink enggan menjadikan hal tersebut sebagai jaminan.
Ia menilai kekuatan Persis Solo yang sekarang sudah jauh berubah dan tidak bisa disamakan dengan musim lalu.
"Tidak (menjadi keuntungan), karena mereka memiliki tim yang sama sekali berbeda dari saat kami bermain pertama kali, juga dari yang kami lawan tahun lalu," ujarnya.
"Jika Anda bermain melawan tim yang sama, baru itu sebuah keuntungan. Tetapi jika Anda bermain dengan tim yang hampir 60 persen pemainnya baru, maka Anda tidak bisa membandingkannya," pungkasnya.