BACAKORAN.CO - Daun pandan atau Pandanus amaryllifolius selama ini identik sebagai pewangi alami pada aneka makanan tradisional.
Aroma khasnya membuat nasi, kue, hingga minuman terasa lebih harum dan menggugah selera.
Namun di balik tampilannya yang sederhana, manfaat daun pandan bagi kesehatan ternyata menyimpan potensi besar yang mulai banyak dibahas dalam dunia medis dan penelitian herbal modern.
Tanaman tropis yang populer di Asia Tenggara ini mengandung berbagai senyawa aktif seperti flavonoid, polifenol, alkaloid, dan saponin.
Kandungan tersebut dikenal memiliki sifat antioksidan serta antiinflamasi yang membantu tubuh melawan kerusakan sel akibat radikal bebas.
Tak hanya itu, daun pandan juga kaya vitamin A, vitamin C, mineral, dan serat alami yang mendukung daya tahan tubuh tetap optimal.
BACA JUGA:Waktu Matang Telur Rebus: Rahasia Tekstur Sempurna dari Lembut hingga Padat
Bantu Menjaga Kadar Gula Darah Tetap Stabil
Salah satu manfaat daun pandan bagi kesehatan yang paling banyak diteliti adalah kemampuannya membantu mengontrol kadar gula darah.
Ekstrak daun pandan diketahui dapat memperlambat penyerapan glukosa di usus halus sehingga lonjakan gula darah setelah makan dapat ditekan.
Beberapa penelitian herbal juga menunjukkan bahwa senyawa aktif dalam pandan mampu membantu merangsang produksi insulin dari pankreas.
Proses tersebut membantu tubuh mengubah glukosa menjadi energi secara lebih efektif.
Karena itu, teh daun pandan tanpa gula kerap digunakan sebagai terapi pendamping bagi penderita diabetes tipe 2 atau prediabetes.
Meski demikian, konsumsi herbal tetap perlu diimbangi pola makan sehat dan pengawasan medis.
Redakan Nyeri Sendi dan Pegal Otot