Mahasiswa UNNES MFA Ditangkap Polisi Setelah Viral Kirim Chat Mesum ke Driver Jastip, Begini Kronologinya

Kamis 18 Jun 2026 - 15:27 WIB
Reporter : Handoko
Editor : Wahyu

Aksi massa ini muncul setelah screenshot chat WA yang berisi pesan tidak senonoh dari pelaku menyebar luas.

Pelaku diduga memanfaatkan kesempatan transaksi jastip untuk melecehkan korban secara verbal.

Menurut narasi video yang beredar dari akun @Titik_Putih_ pada Rabu, 17 Juni 2026, pelaku "ditemukan dan dikepung oleh ratusan mahasiswa di area sekitar kampus UNNES" setelah chatnya viral.

BACA JUGA:Mahasiswa UMY Amankan Pria Diduga Intel Pasca Aksi Demo, Polda DIY: Anggota Kami Sedang Tugas!

Video tersebut menampilkan kerumunan besar mahasiswa di malam hari, dengan suasana tegang di sekitar gedung kampus, lengkap dengan sorak-sorai dan penerangan lampu jalan.

Sebuah video lanjutan dari akun @hllwywthr menunjukkan pelaku yang masih berada di basement gedung serbaguna (GSG) depan FEB sejak jam 22.00 WIB.

"dari jam 8 ditungguin ga dateng, jam 10 baru sampe... dan sampe skrg masih di basement," ujar seseorang dalam video.

Dalam rekaman, seorang pria berkaos merah terlihat gelisah, sesekali menyentuh wajahnya di tengah kerumunan, sementara mahasiswa lain mengawasi.

BACA JUGA:Bupati Deli Serdang Diserbu Hujatan: Respons 'Kontribusi Kalian Ga Ada' ke Warga Jalan Rusak

Kronologi bermula dari transaksi jastip biasa yang berubah menjadi pelecehan.

Pelaku mengirim pesan-pesan vulgar kepada korban mahasiswi. Setelah screenshot chat tersebar, massa mahasiswa bergerak cepat menemukan pelaku.

Beberapa netizen di X berkomentar membanjiri postingan tersebut.

"serem bgt dah ih laki tuh. jastip doang ditanyain kek gitu," tulis @sila_per.

"semalem emang se chaos itu si, mana bayak yg bau badan jirr," tulis @bananaboostz.

BACA JUGA:UMY Dukung Aspirasi Mahasiswa: Boleh Absen Kuliah Ikut Aksi Damai Titik Nol Jogja

Kasus ini menarik perhatian publik karena menyoroti risiko transaksi online informal di kalangan mahasiswa baru (camaba) UNNES dan UNDIP.

Kategori :