BACAKORAN.CO – Membeli laptop bekas bisa menjadi solusi untuk mendapatkan spesifikasi tinggi dengan harga lebih terjangkau. Namun, jangan langsung tergoda hanya karena laptop terlihat mulus atau ditawarkan dengan harga murah.
Kondisi luar yang masih kinclong belum tentu menunjukkan kesehatan komponen di dalamnya. Baterai bisa sudah drop, SSD mulai bermasalah, layar memiliki piksel mati, hingga sistem pendingin tidak lagi bekerja optimal.
Karena itu, cara cek laptop bekas sebelum membeli tidak cukup hanya melihat bodi dan spesifikasi. Ada sejumlah hardware penting yang wajib dites agar pembeli tidak menyesal setelah transaksi.
Apa Saja yang Harus Dicek Saat Beli Laptop Bekas?
Minimal periksa bodi, engsel, layar, baterai, charger, SSD, RAM, prosesor, GPU, kipas, keyboard, touchpad, seluruh port, Wi-Fi, Bluetooth, speaker, webcam, mikrofon, BIOS, sistem operasi, motherboard, dan serial number.
Jangan lupa membandingkan harga dengan unit sejenis. Laptop bekas yang terlalu murah justru perlu diperiksa lebih teliti.
1. Periksa Bodi, Sudut, dan Engsel Laptop
Mulailah pemeriksaan dari kondisi fisik.
Jangan hanya melihat casing dari bagian atas. Periksa seluruh sisi laptop, termasuk sudut bodi, bagian bawah, port, baut, dan area sekitar engsel.
Bekas benturan cukup dalam patut dicermati. Kerusakan akibat jatuh terkadang tidak langsung terlihat dari luar.
Kemudian buka dan tutup layar beberapa kali.
Pastikan engsel tidak terlalu longgar, terlalu keras, atau mengeluarkan suara aneh.
Lecet ringan masih wajar. Namun, retakan, bodi melengkung, atau engsel bermasalah merupakan tanda yang perlu dipertimbangkan.
BACA JUGA:Laptop Harga 4 Jutaan, Begini Cara Cek Garansi Resmi
2. Tes Layar dengan Banyak Warna
Layar merupakan komponen yang biaya penggantiannya bisa cukup mahal.
Karena itu, jangan hanya melihat apakah layar bisa menyala.