BACAKORAN.CO - Pencarian selama hampir sehari akhirnya membuahkan hasil. Jasad Fathan Mubarok (15), pelajar asal Muara Enim, Sumatera Selatan, yang tenggelam saat berenang di Sungai Lematang, ditemukan Tim Gabungan pada Rabu (9/9) sekitar pukul 17.10 WIB.
Korban ditemukan sekitar 100 meter dari lokasi awal dia dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Lematang, Dusun I, Desa Kepur, Kecamatan Muara Enim. Jasad Fathan ditemukan setelah tim gabungan memperluas penyisiran di sepanjang aliran sungai.
Tim yang terlibat dalam pencarian terdiri atas Basarnas, BPBD Kabupaten Muara Enim, Tim Rescue Damkar, Rescue PT BAK, Pemerintah Desa Kepur, perangkat RT, perangkat Kelurahan Pasar 1, serta masyarakat.
Setelah ditemukan, jenazah langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka di Jalan Kopral Safe’i, RT 02/RW 03, Kelurahan Pasar 1, Muara Enim. Pada malam yang sama, jenazah Fathan dimakamkan di pemakaman keluarga yang berada tidak jauh dari rumah duka.
BACA JUGA:Diduga Kelelahan, Pelajar Tenggelam di Sungai Lematang, Jasad Belum Ditemukan
BACA JUGA:Dramatis, Berusaha Tolong Teman yang Tenggelam di Sungai Niru, Bocah 10 Tahun Malah Tewas
Sebelumnya, Fathan dilaporkan tenggelam pada Selasa (8/9) sekitar pukul 17.30 WIB. Peristiwa terjadi di bawah Jembatan Desa Kepur. Korban diduga mengalami kelelahan saat berenang hingga terseret arus dan kemudian menghilang.
Saat kejadian, Fathan datang bersama temannya, M Arafi, (15). Keduanya berniat berenang di sekitar pinggiran Sungai Lematang.
Arafi lebih dahulu masuk ke sungai. Fathan kemudian menyusul. Keduanya sempat berenang bersama. Namun, Fathan tiba-tiba mengalami kesulitan dan tenggelam.
Arafi sempat berusaha menyelamatkan temannya. Dia bahkan berhasil menarik tangan Fathan. Namun, upaya tersebut tidak berhasil. Fathan kemudian hilang dari pandangan di dalam arus sungai.
BACA JUGA:MBG Madiun Bikin Twitter Geram, Puluhan Siswa Diduga Keracunan
BACA JUGA:Diduga Wanprestasi, Anggota DPRD Lubuklinggau Digugat Rp300 Juta, Dua Kali Mangkir Sidang
“Namun, upaya tersebut tidak berhasil. Teman korban kemudian meminta bantuan kepada masyarakat sekitar,” ujar Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra melalui Kasi Humas AKP RTM Situmorang, Rabu (9/9).
Warga kemudian berdatangan membantu pencarian. Laporan diteruskan kepada BPBD Kabupaten Muara Enim. Tim bersama masyarakat mulai melakukan penyisiran sekitar pukul 17.45 WIB dari titik terakhir korban terlihat.
Petugas mengerahkan perahu untuk menyusuri aliran sungai. Warga juga membantu dengan melakukan penyelaman dan menggunakan jaring.
Pencarian hari pertama hingga sekitar pukul 21.00 WIB belum membuahkan hasil. Operasi kemudian dilanjutkan pada hari kedua dengan memperluas area penyisiran.
BACA JUGA:Tiga Sekawan Buruh Harian Kompak 'Panen Sawit' di Lahan Milik Perkebunan, Tertangkap Masuk Sel
Penemuan jasad Fathan mengakhiri pencarian yang berlangsung sejak Selasa sore. Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat agar aktivitas berenang di sungai dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi arus, kedalaman, serta faktor keselamatan.