BACA KORAN.CO - Kontingen Indonesia memasang target membawa pulang sedikitnya empat medali emas dari Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Di tengah persaingan ketat olahraga Asia, tiga cabang olahraga menjadi sorotan karena memiliki target emas yang cukup jelas, yakni bulu tangkis, panjat tebing, dan angkat besi.
Asian Games 2026 akan berlangsung di Jepang pada 19 September hingga 4 Oktober 2026.
Indonesia mengirimkan 432 atlet yang akan bertanding pada 35 cabang olahraga.
BACA JUGA:Liga Champions: PSG Kuasai Klasemen Usai Libas Bratislava 6-1
Komposisi kontingen tersebut telah melalui proses evaluasi berdasarkan kesiapan atlet dan peluang prestasi masing-masing cabang olahraga.
Target empat emas tersebut lebih rendah dibandingkan raihan Indonesia pada Asian Games 2022 yang mencapai tujuh emas.
Pemerintah menjelaskan, sejumlah nomor yang sebelumnya menjadi kekuatan Indonesia tidak dipertandingkan pada edisi 2026 sehingga sasaran medali disesuaikan dengan peluang yang tersedia.
BACA JUGA:Liga Champions: Yaya Toure Jagokan PSG Juara Lagi Musim Ini
Bulu Tangkis Bidik Emas Beregu Putra
Bulu tangkis kembali menjadi salah satu tumpuan utama Indonesia.
Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) secara khusus menargetkan medali emas dari nomor beregu putra.
Target tersebut disampaikan Ketua Umum PP PBSI Muhammad Fadil Imran pada saat pelepasan kontingen Indonesia di Jakarta, 9 September 2026.
Untuk mencapai sasaran tersebut, Indonesia menyiapkan skuad yang terdiri dari sejumlah pemain berpengalaman serta talenta muda.
Di sektor putra, nama seperti Jonatan Christie, Alwi Farhan, Fajar Alfian, Muhammad Shohibul Fikri, Leo Rolly Carnando, dan Daniel Marthin masuk dalam skuad.
Kehadiran pemain senior dan junior diharapkan memberikan kedalaman kekuatan ketika menghadapi negara-negara dengan tradisi bulu tangkis kuat.
Persiapan tidak hanya berfokus pada kemampuan individu.
Dalam pertandingan beregu, strategi penentuan pemain, kondisi fisik, kemampuan membaca lawan, serta ketahanan mental menjadi faktor yang tidak kalah penting.
PBSI juga telah melakukan evaluasi terhadap performa pemain sebelum menetapkan komposisi tim.
Dengan target emas yang dibebankan, setiap pertandingan akan menjadi bagian penting dalam upaya Indonesia mempertahankan reputasi sebagai salah satu kekuatan utama bulu tangkis Asia.
BACA JUGA:Syahreza Azhar Sumbang 7 Medali buat UNJ di Gajah Mada Swimming Competition 2026
Panjat Tebing Punya Peluang Dua Emas
Cabang olahraga kedua yang menjadi perhatian adalah panjat tebing.
Cabor ini memiliki peluang menyumbangkan lebih dari satu emas bagi Indonesia.
Ketua Umum Pengurus Besar Federasi Panjat Tebing Indonesia (PB FPTI) Yenny Wahid menargetkan sedikitnya tiga medali pada Asian Games 2026, dengan dua di antaranya diharapkan berupa medali emas.
Target tersebut menunjukkan besarnya optimisme terhadap kekuatan atlet Indonesia di cabang olahraga tersebut.
Nomor speed menjadi salah satu peluang utama.
Indonesia memiliki atlet seperti Veddriq Leonardo yang datang dengan pengalaman besar di pentas internasional.
Veddriq sendiri menargetkan medali emas Asian Games 2026, terutama pada nomor speed putra.
Selain speed, nomor lead juga menjadi salah satu sasaran.
Manajer timnas panjat tebing Indonesia Aries Susanti Rahayu sebelumnya menyebut target dua emas berasal dari disiplin speed dan lead.
Performa atlet selama menjalani berbagai kejuaraan internasional menjadi modal penting.
PB FPTI menyebut persiapan dilakukan secara berkelanjutan sepanjang tahun untuk menjaga kemampuan atlet menghadapi kompetisi level Asia.
BACA JUGA:Presiden Prabowo Naikkan Rp 3 Miliar untuk Bonus Medali Emas Asian Games 2026
Angkat Besi Berharap Tambah Pundi Emas
Harapan berikutnya datang dari cabang angkat besi.
PB Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) menargetkan satu medali emas pada Asian Games 2026.
Ketua Umum PB PABSI Rosan Roeslani menyampaikan optimisme tersebut saat pelepasan kontingen Indonesia.
Selain emas, angkat besi juga membuka peluang mendapatkan medali perak dan perunggu dari nomor lainnya.
Angkat besi memiliki tradisi panjang sebagai salah satu cabang yang mampu memberikan kontribusi medali bagi Indonesia.
Karena itu, persiapan atlet diarahkan agar kondisi fisik, teknik angkatan, serta mental kompetitif berada dalam kondisi terbaik ketika pertandingan berlangsung.
Perjuangan Mengejar Empat Emas
Jika target dari tiga cabor tersebut dijumlahkan, peluang emas yang dibidik sudah mencakup seluruh target empat emas Indonesia, dengan satu emas dari bulu tangkis, dua emas dari panjat tebing, dan satu emas dari angkat besi.
Namun, target tersebut bukan berarti cabang olahraga lain tidak memiliki peluang.
Sejumlah federasi juga telah menyatakan optimisme terhadap peluang atletnya.
Balap sepeda, misalnya, melihat peluang untuk melampaui target yang diberikan pemerintah berdasarkan perkembangan atlet dan hasil kompetisi internasional.
Sementara itu, wushu juga menargetkan emas berdasarkan tradisi prestasinya di Asian Games.
Dengan persiapan yang semakin matang, perjuangan kontingen Indonesia kini memasuki tahap akhir sebelum bertolak ke Jepang.
Tiga cabang olahraga dengan target emas tersebut diharapkan mampu menjadi motor utama dalam perburuan medali.
Asian Games 2026 sekaligus menjadi ujian bagi pembinaan olahraga nasional.
Bukan hanya jumlah medali yang menjadi perhatian, tetapi juga kemampuan atlet Indonesia menunjukkan konsistensi, daya saing, dan mental juara di panggung olahraga terbesar di Asia.