Pelatih Sabah Tetap Bangga meski Dihajar Setan Merah 4-0, Ini Alasannya

Jumat 11 Sep 2026 - 14:00 WIB
Reporter : Kumaidi
Editor : Kumaidi

BACAKORAN.CO - Pelatih Sabah Valdas Dambrauskas tidak sepenuhnya kecewa dengan penampilan pemainnya di Liga Champions. Sebaliknya dia bangga dengan apa yang ditunjukkan saat hadapi tim sekelas Manchester United. 

Valdas Dambrauskas mengaku bangga karena bisa merasakan ketatnya atmosfer Liga Champions. Musim ini adalah debutnya bersama klub asal Azerbaijan itu di Liga Champions.

"Tentu saja, saya merasa bangga sebagai pelatih. Ini adalah debut kami di level ini dan mungkin jauh di lubuk hati kami mengharapkan hasil yang sedikit lebih baik," ungkap Valdas sebagaimana dilansir situs UEFA.

"Jadi, cara kami kebobolan, terutama dua gol di akhir babak pertama, terasa agak mengecewakan," lanjut Valdas.

BACA JUGA:Liga Champions: Yaya Toure Jagokan PSG Juara Lagi Musim Ini

Sabah kalah 0-4 dari tim berjuluk Setan Merah. 4 gol di pertandingan ini dicetak oleh Matheus Cunha menit ke-27. Kemudian Bruno Fernandes (42').

Sesko ikut mencatatkan namanya di papan skor usai cetal gol menit ke-45. Pesta gol Manchester United ke gawang Sabah ditutup oleh Martinez (68'). 

Manchester United memang terlalu tangguh bagi Sabah. Ini jika melihat statistik pertandingan.


Pelatih Sabah Valdas Dambrauskas tidak sepenuhnya kecewa dengan penampilan pemainnya di Liga Champions.-UEFA-

Manchester United mencetak 20 peluang di laga ini. Dari sejumlah ancaman ke gawang Sabah itu, 9 di antaranya on target. 

Manchester United juga catatkan 7 kali peluang dari sepak pojok. Sejumlah peluang itu dicatatkan Manchester United dengan penguasaan pertandingan sebesar 55 persen.

BACA JUGA:Liga Champions: PSG Kuasai Klasemen Usai Libas Bratislava 6-1

Kemudian bagi Sabah yang menjadi debutan di ajang ini, mencatatkan 10 peluang dengan 1 di antara on target. Mereka juga catatkan 2 kali peluang dari sepak pojok.

Sejumlah peluang ini tercatat dalam 45 persen penguasaan bola. 

"Ada sedikit faktor kurangnya pengalaman, karena saat kami memiliki kesempatan untuk bermain, kami berusaha menguasai bola dan mengendalikan permainan," ujarnya.

Kategori :