BACAKORAN.CO - Super League 2026/27 langsung memakan korban meski baru selesaikan pekan kedua. Persijap Jepara menjadi klub pertama yang memecat pelatihnya.
Juan Coster harus kehilangan jabatannya sebagai pelatih kepala Persijap setelah menemani tim di dua pertandingan awal. Di dua pertandingan itu, Persijap tidak mendapatkan poin.
Ini karena Persijap kalah dua kali. Mengawali perjalanan di Super League dengan kalah 0-2 atas tuan rumah Madura United dan takluk di kandang 0-1 kala menjamu Dewa United.
Kekalahan dua kali itu menempatkan Persijap di posisi ke-16 dengan nol poin. Kepastian Juan Coster berpisah dengan Persijap diumumkan manajemen tim berjuluk Laskar Kalinyamat melalui akun Instagram resmi Persijap Jepara.
BACA JUGA:Jadwal SEABA U17 3x3 Championship 2026, Perbasi Rilis Roster Indonesia
“Mario Lemos kembali ditunjuk sebagai pelatih kepala, melanjutkan pekerjaan dan visi yang telah dibangun bersama," tulis Persijap.
"Sementara itu, Juan Cortes mengambil peran baru sebagai direktur teknik, membawa pengalaman dan perspektifnya untuk memperkuat struktur sepak bola klub dari balik layar.”
Juan Cortes mengambil peran baru sebagai direktur teknik, membawa pengalaman dan perspektifnya untuk memperkuat struktur sepak bola klub dari balik layar-I.League-
Dalam unggahan yang menampilkan visual Mario Lemos dengan tambahan tulisan “Welcome Back Mario Lemos”.
“This is not a restart, but a continuation of a long-term plan (Ini bukan memulai kembali, melainkan kelanjutan dari rencana jangka panjang). Peran berbeda. Satu visi. Perjalanan ini terus berlanjut,” lanjut keterangan resmi tersebut.
Pergantian pelatih kepala ini menjadikan Persijap sebagai tim pertama di Super League 2026/27 yang melakukan perubahan di pos nahkoda tim.
BACA JUGA:Perbasi Sanksi Skors 10 Tahun Pelatih Pelaku Kekerasan di Jawa Tengah
Pergantian posisi dari pelatih ke direktur teknik dan sebaliknya di tim Persijap, sebelumnya sudah sempat terjadi pada Super League 2025/26 lalu.
Saat itu, pada awal musim, Persijap sempat memperpanjang kontrak pelatih kepala Mario Lemos. Namun kemudian pada bulan Desember 2025, manajemen menunjuk Divaldo Alves sebagai pelatih baru Persijap menggantikan Mario Lemos yang “diistirahatkan” kala itu.
Dan pada Februari 2026 atau selang sekitar dua bulan kemudian, Mario Lemos dan Divaldo Alves bertukar posisi, di mana Mario Lemos kembali menjadi pelatih kepala dan Divaldo Alves beralih peran jadi direktur teknik.