Akui Keteledoran, Ini Kronologi Viral Kepala SPPG Kota Magelang BAB di Zoom Saat Rapat Daring BGN

Sabtu 19 Sep 2026 - 13:00 WIB
Reporter : Deby Tri
Editor : Deby Tri

BACAKORAN.CO - Tangkapan layar Zoom meeting Badan Gizi Nasional (BGN) yang menampilkan momen tak senonoh Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Magelang Tengah menjadi viral di media sosial.

Muhammad Setia Mahendra (MSM), Kepala SPPG Magelang Tengah di bawah Yayasan Lembah Tidar, terlihat sedang berjongkok di kloset duduk saat mengikuti rapat daring sosialisasi SOP SPPG.

Kejadian yang berlangsung Senin, 14 September 2026 sekitar pukul 10.00 WIB ini memicu ribuan reaksi netizen dan membuat yang bersangkutan menerima teguran lisan serta melapor ke polisi.

Sebagaimana dibagikan di akun X @komisarisnetzen pada 18 September 2026, unggahan tersebut menampilkan nama lengkap peserta rapat “JATENG-Muhammad Setia Mahendra-KA SPPG Kota Magelang” beserta foto yang langsung menyebar luas.

BACA JUGA:Sudaryono Siapkan Aplikasi Rating MBG Seperti Gojek, Kepala Sekolah Bisa Beri Bintang 1-5

Insiden ini terjadi di tengah rapat internal BGN yang membahas penyesuaian prosedur operasional standar (SOP) oleh Kedeputian Bidang Sistem dan Tata Kelola.

Mahendra mengaku mengalami sakit perut sejak sehari sebelumnya.

“Saya mengikuti zoom itu perut saya memang lagi sakit. Hari Minggu saya merasa sakit perut. Nah otomatis saat mengikuti zoom saya ke toilet,” ujar Mahendra kepada detikJateng, Jumat (18/9/2026).

Agar tidak ketinggalan materi, ia membawa ponsel ke kamar mandi dan mengaku sudah mematikan kamera.

Namun, jari tidak sengaja menyenggol layar sehingga kamera aktif kembali.

BACA JUGA:Di HUT PAN, Prabowo Sentil Pakar: Terserah yang Menganggap Dirinya Pakar, Saking Pintar Jadi Goblok

“Lalu saya letakkan, kok tiba-tiba itu enggak sengaja tersenggol jari saya. Berarti kayak jari itu kena layar itu terus layarnya tiba-tiba menyala. Nah itu saya enggak tahu kalau menyala layarnya. Itu posisi saya lagi membersihkan diri,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa Zoom tersebut bersifat internal sehingga pihak luar tidak bisa masuk.

Menurutnya, screenshot diambil oleh oknum peserta internal, lalu disebarkan ke akun-akun eksternal.

“Ini zoom internal BGN, jadi ada beberapa oknum peserta yang tindakannya kurang menyenangkan. Itu mengambil hasil tangkapan layar saya waktu posisi saya lagi membersihkan diri. Jadi kan saya juga korban Pak,” katanya.

Kronologi Lengkap Kejadian

Kategori :