Tim Beregu Indonesia Terhenti di Semifinal BWF World Junior Team Championships 2026

Sabtu 10 Oct 2026 - 16:00 WIB
Reporter : Kumaidi
Editor : Kumaidi

BACAKORAN.CO - Langkah Indonesia di BWF World Junior Team Championships 2026 terhenti di babak semifinal. Ini setelah tim Indonesia kalah dari Malaysia 49–55, 42-55 di Kairo.

Manajer Tim Indonesia Eskar Denatara mengatakan bahwa tetap mensyukuri hasil ini. Menurutnya, dengan komposisi yang ada, berangkat ke Kairo ini sebagai tim beregu unggulan ke-10, tetapi mampu mencapai semifinal. 

"Tentu tidak ada satu pun dari kami yang ingin kalah di babak ini. Kami ingin terus melaju, tetapi kalau kami lihat sektor per sektor, ada beberapa sektor yang pada game pertama, khususnya yang tampil, tidak bisa bermain secara lepas karena tegang yang luar biasa," jelas Eskar.

"Kami lihat, misalnya, dari sektor tunggal putra, di game pertama sudah cukup oke dan sempat unggul cukup banyak. Tetapi kemudian di ganda putri, memang secara kualitas dan jam terbang kita kalah, tetapi hasil tadi sedikit di luar prediksi," lanjutnya. 

BACA JUGA:Tok! Aturan Baru Badminton Sistem Skor 15 x 3 Berlaku 4 Januari 2027, BWF Setuju!

"Kita kehilangan cukup banyak poin di ganda putri. Ketegangan ternyata membuat semuanya tidak berjalan sesuai dengan game plan yang sudah disiapkan," ujarnya.

Lanjut Eskar, menjelang akhir, ganda putra juga sebetulnya berada dalam posisi yang cukup baik. Sayang sekali gagal mengamankan kemenangan di partai terakhir. 

"Namun, pada intinya, setelah pertandingan di gim kedua ketika kami memang tertinggal cukup jauh, saya katakan bahwa hari ini lebih banyak faktor nonteknis," ungkapnya.

"Kami lihat tadi begitu banyak suporter yang memadati arena. Di satu sisi, itu memang menjadi tambahan energi, tetapi di sisi lain ternyata juga menjadi tekanan bagi anak-anak," katanya. 


Tim Indonesia berterima kasih atas dukungan di BWF World Junior Team Championships 2026-PBSI-

"Dengan teriakan yang tidak berhenti, itu menjadi beban tersendiri, namun sebetulnya anak-anak harus belajar dari hal ini. Ini adalah pembelajaran yang sangat berharga bahwa tekanan itu akan selalu ada," lanjutnya. 

BACA JUGA:Amalia/Siti Fadia Beberkan Kesuksesan Amankan Tiket Semifinal Badminton Asia Championship

"Yang paling penting adalah bagaimana mereka menjaga fokus poin demi poin, menjaga game plan yang sudah ditetapkan bersama pelatih, dan mengeluarkan kemampuan terbaik yang mereka miliki," jelasnya.

Eskar pun menyebut bahwa hari ini bukan hari terbaik bagi Tim Indonesia. Tetapi apa pun itu, patut bersyukur dengan capaian medali perunggu di nomor beregu. 

"Kami akan mempersiapkan lagi kondisi fisik dan mental anak-anak, terutama dari sisi taktik dan strategi, untuk membawa mereka berprestasi di nomor perorangan atau individu," jelasnya.

Kategori :