Sebagian wilayah baru sepenuhnya pulih mendekati tengah malam.
BACA JUGA:Surat Menkeu S-708/2026: Blokir Anggaran Dinas, Tunda Kendaraan Baru dan Renovasi Gedung
Penyebab Resmi Menurut PLN: Indikasi Hewan Liar
Manager Komunikasi PLN Batam, Yoga Perdana Sulastama, menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah recovery sistem.
“Untuk penyebab gangguan masih diselidiki. Saat ini fokus kami adalah recovery sistem dulu,” ujar Yoga Perdana Sulastama.
Indikasi awal yang disampaikan PLN mengarah pada masuknya hewan liar ke area Gardu Induk Sungai Harapan.
PLN menekankan bahwa sistem kelistrikan Batam-Bintan terpisah dari jaringan Sumatera, sehingga membantah rumor yang mengaitkan gangguan dengan transmisi di Jambi.
Investigasi teknis masih berjalan paralel dengan proses perbaikan.
BACA JUGA:WN Brasil 36 Tahun Ditangkap di Bandara Ngurah Rai, Selundupkan 3,6 Kg Kokain Cair dalam Botol Sampo
Dampak yang Dirasakan Warga dan Fasilitas Publik
Blackout tidak hanya memadamkan lampu.
Pasokan air bersih ikut terhenti karena pompa instalasi pengolahan air (IPAM) bergantung pada listrik.
Beberapa IPAM yang terdampak antara lain Sei Ladi, Harapan, Duriangkang, dan Tembesi.
Jaringan telekomunikasi juga terganggu.
Sinyal seluler di banyak titik hilang atau sangat lemah, memaksa warga mencari tempat dengan genset untuk mengisi daya ponsel.
Lampu lalu lintas mati menyebabkan kemacetan di jam sibuk pagi. Aktivitas perkantoran, sekolah, dan industri sempat terhambat.
BACA JUGA:Kebakaran Hebat Hanguskan 600 Rumah di Dusun Serdang Bangka Selatan, 2.400 Jiwa Terdampak
Fasilitas vital diprioritaskan. Rumah sakit, bandara, pelabuhan, dan objek strategis mendapat pasokan lebih dulu.