bacakoran.co

Viral Aksi Penganiayaan Dokter Muda di Palembang, RSUD Siti Fatimah Buka Suara, Ini Penjelasannya

Tanggapan RSUD Siti Fatimah terkait pemukulan mahasiswa dokter--Ist

"Sebagai Rumah Sakit Pendidikan, RSUD Siti Fatimah telah menyiapkan fasilitas dan sarana prasarana yang dibutuhkan untuk mendukung pendidikan klinis," tambahnya.  

Meski insiden ini mencoreng dunia pendidikan medis, RSUD Siti Fatimah memastikan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik.

BACA JUGA:Lady Aurelia Pramesti Dalang Pemukulan Dokter Muda Palembang Diminta Netizen DO dari FK,Tak Pantas Jadi Dokter

BACA JUGA:6 Ranking Teratas Universitas Terbaik di Jawa Timur untuk Kuliah Jurusan Kedokteran, Teknik Mesin, Pendidikan

Menurut dr. Isaac, pihak rumah sakit akan fokus pada upaya meningkatkan mutu layanan kesehatan kepada masyarakat.

"Kami berusaha seoptimal mungkin untuk menjaga profesionalisme sebagai rumah sakit pendidikan sekaligus pelayanan kesehatan masyarakat," tegasnya.  

Insiden ini mendapat perhatian luas di media sosial.

Banyak pihak mendesak agar kasus ini diselesaikan secara adil.

BACA JUGA:12 Daftar Universitas Terbaik di Indonesia untuk Kuliah Jurusan Kedokteran yang Terakreditasi

BACA JUGA:Lady Aurellia Pramesti Jadi Dalang Penganiayaan Dokter Muda di Palembang, Sikapnya Bikin Warganet Geram

Mengingat mahasiswa profesi dokter merupakan calon tenaga medis yang harus didukung selama proses pendidikannya.

Masyarakat berharap kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari, baik di dunia pendidikan maupun lingkungan kerja.

Sementara itu, pihak universitas juga diharapkan turun tangan untuk memberikan perlindungan kepada mahasiswanya selama menempuh pendidikan.

Kasus pemukulan terhadap mahasiswa profesi dokter ini menjadi pelajaran penting tentang pentingnya keamanan dan perlindungan dalam dunia pendidikan medis.

BACA JUGA:Terduga Pelaku Pemukulan Dokter Muda di Palembang Terlihat Serahkan Diri ke Polisi!

Viral Aksi Penganiayaan Dokter Muda di Palembang, RSUD Siti Fatimah Buka Suara, Ini Penjelasannya

Ainun

Ainun


bacakoran.co - palembang tengah dihebohkan dengan aksi pemukulan terhadap seorang mahasiswa profesi fakultas kedokteran universitas sriwijaya.

kejadian ini viral di media sosial dan memicu berbagai respons dari masyarakat.

terkait insiden ini, pihak akhirnya memberikan penjelasan resmi.

direktur rsud siti fatimah, dr. syamsuddin isaac suryamanggala, sp.og, menyampaikan rasa prihatin atas kejadian tersebut.

ia menegaskan bahwa pihaknya mengecam keras segala bentuk kekerasan, baik di dalam maupun di luar lingkungan rumah sakit.

"tindakan kekerasan apapun tidak dapat dibenarkan, dan kami mengecam dengan tegas setiap bentuk kekerasan yang terjadi, baik di dalam rsud siti fatimah maupun di luar," ujar dr. isaac, dilansir tim bacakoran.co dari .  

dalam penjelasannya, dr. isaac menegaskan bahwa aksi pemukulan terjadi di luar jam praktik dan di luar lingkungan rsud siti fatimah.

pihak rumah sakit bahkan tidak mengetahui adanya pertemuan antara mahasiswa profesi dengan pihak yang terlibat dalam insiden tersebut.

mahasiswa profesi dokter tersebut diketahui sebelumnya pernah melaksanakan praktik klinis sebagai dokter muda di rsud siti fatimah.

namun, jadwal jaga mereka ditentukan melalui hasil musyawarah yang disetujui oleh chief sebelum diserahkan ke koordinator pendidikan.

"sebagai rumah sakit pendidikan, rsud siti fatimah telah menyiapkan fasilitas dan sarana prasarana yang dibutuhkan untuk mendukung pendidikan klinis," tambahnya.  

meski insiden ini mencoreng dunia pendidikan medis, rsud siti fatimah memastikan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik.

menurut dr. isaac, pihak rumah sakit akan fokus pada upaya meningkatkan mutu layanan kesehatan kepada masyarakat.

"kami berusaha seoptimal mungkin untuk menjaga profesionalisme sebagai rumah sakit pendidikan sekaligus pelayanan kesehatan masyarakat," tegasnya.  

insiden ini mendapat perhatian luas di media sosial.

banyak pihak mendesak agar kasus ini diselesaikan secara adil.

mengingat mahasiswa profesi dokter merupakan calon tenaga medis yang harus didukung selama proses pendidikannya.

masyarakat berharap kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari, baik di dunia pendidikan maupun lingkungan kerja.

sementara itu, pihak universitas juga diharapkan turun tangan untuk memberikan perlindungan kepada mahasiswanya selama menempuh pendidikan.

kasus pemukulan terhadap mahasiswa profesi dokter ini menjadi pelajaran penting tentang pentingnya keamanan dan perlindungan dalam .

dengan pernyataan resmi dari rsud siti fatimah, diharapkan semua pihak dapat bekerja sama untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan kondusif di masa mendatang.

Tag
Share