bacakoran.co – bagian dari penyidikan dugaan korupsi kegiatan investasi tahun anggaran 2019, menggeledah dua unit apartemen di kawasan rasuna said, jakarta selatan.
hasil penggeledahan, penyidik berhasil mendapati sejumlah barang bukti.
barang bukti tersebut berupa mata uang asing seperti dolar as, dolar singapura, poundsterling, won, dan baht.
jika dikonversi, total uang tersebut bernilai sekitar rp300 juta.
selain itu, penyidik juga menyita sejumlah tas mewah, dokumen kepemilikan aset, serta barang bukti elektronik (bbe).
"kami mengapresiasi pihak-pihak yang kooperatif dalam membantu pengungkapan kasus ini. sikap tersebut akan kami pertimbangkan dalam proses hukum," terang juru bicara kpk, tessa mahardhika sugiarto, minggu (12/11/2025).
namun, ia menegaskan jika kpk tak akan segan mengambil langkah tegas terhadap pihak-pihak yang tidak kooperatif.
langkah ini bertujuan untuk memastikan pemulihan kerugian negara dapat dilakukan secara maksimal.
penahanan mantan direktur utama pt taspen
dalam pengembangan kasus ini, kpk telah menahan mantan direktur utama pt taspen, antonius n.s. kosasih, sebagai tersangka utama.
penahanan dilakukan setelah pemeriksaan intensif pada rabu (8/1/2025).
kasus ini juga melibatkan direktur utama insight investments management (iim), ekiawan heri primaryanto, yang hingga kini belum ditahan.
berdasarkan penyelidikan, kerugian negara akibat penempatan dana investasi pt taspen pada reksadana rd i-next g2 yang dikelola pt iim mencapai rp200 miliar dari total dana rp1 triliun.
jejak penggeledahan di berbagai lokasi
sebelum penggeledahan apartemen, kpk telah melakukan serangkaian operasi di sejumlah lokasi.
termasuk rumah mantan direksi pt iim di jakarta utara, rumah eks-direktur pt taspen di jakarta selatan, serta kantor perusahaan terafiliasi di kawasan scbd.
dalam penggeledahan ini, kpk menyita dokumen-dokumen penting, barang elektronik, serta uang senilai rp2,4 miliar yang diduga merupakan fee broker terkait kegiatan investasi yang tidak sesuai aturan.
pada kesempatan lain, kantor sekuritas di jakarta pusat juga menjadi sasaran.
selain itu, tujuh lokasi lainnya, seperti rumah di jatinegara, menteng, kebayoran lama, hingga unit di belleza apartemen, turut digeledah.