Poin Penting Kesepakatan Gencatan Senjata Israel-Hamas, Pertukaran Sandera hingga Nasib Pengungsi!
Demonstran di Tel Aviv berpelukan usai disepakatinya gencatan senjata Israel-Hamas yang berisi sejumlah poin penting, termasuk pertukaran sandera dan nasib pengungsi Jalur Gaza.--afp/ist
Para sandera tersebut mencakup perempuan, anak-anak, lansia, serta warga sipil yang terluka atau sakit.
Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al-Thani, Perdana Menteri Qatar, menekankan betapa pentingnya kesepakatan ini.
BACA JUGA:Kabar Besar dari AS! Gencatan Senjata Gaza dan Pembebasan Sandera Siap Terjadi Pekan Ini
BACA JUGA:Qatar Serahkan Draf Final! Joe Biden Optimis Gencatan Senjata Israel-Hamas
"Pertukaran tahanan dan sandera ini adalah langkah strategis. Kami optimis ini dapat menjadi awal gencatan senjata permanen," tegasnya, seperti dikutip dari AFP.
Rencana Strategis Gencatan Senjata 42 Hari
Gencatan senjata awal akan berlangsung selama 42 hari.
Dalam periode ini, pasukan Israel akan mundur dari Gaza, namun tetap menjaga perbatasan guna memastikan kelancaran proses pertukaran.
BACA JUGA:Pejabat Israel Tiba di Doha: Apa yang Dibahas dalam Pembicaraan Gencatan Senjata Gaza?
Selain itu, jenazah korban konflik akan dikembalikan, dan warga yang mengungsi akibat perang akan diizinkan kembali ke tempat tinggal mereka.
Jumlah tahanan Palestina yang akan dibebaskan dalam kesepakatan ini akan diumumkan secara bertahap pada fase kedua dan ketiga.
Pengawasan Internasional
Kesepakatan ini akan diawasi secara ketat oleh tim mediator internasional yang melibatkan Qatar, Amerika Serikat, dan Mesir.
BACA JUGA:Israel Serang Lebanon Selatan, 6 Orang Tewas di Tengah Gencatan Senjata