Donald Trump Batalkan Kebijakan Mobil Listrik Joe Biden, Fokus Kembangkan Industri Otomotif Konvensional
Donald Trump membuat gebrakan besar dengan membatalkan kebijakan mobil listrik--
Aturan itu diproyeksikan mendorong produksi kendaraan listrik mencapai 30-56 persen untuk kendaraan ringan pada 2032, serta 20-32 persen untuk kendaraan menengah.
Namun, dengan pencabutan kebijakan ini, arah industri otomotif AS diperkirakan akan berubah drastis.
BACA JUGA:Umumkan Pidato Kemenangan! Donald Trump Ungkap Alasan Banyak Umat Muslim Memilihnya
BACA JUGA:Kamala Harris Ucapkan Pesan Menyentuh Usai Akui Kekalahan dari Donald Trump
Fokus Donald Trump adalah menghidupkan kembali produksi mobil berbasis bahan bakar fosil, yang menurutnya dapat menciptakan lapangan kerja dan memacu pertumbuhan ekonomi.
Langkah ini mendapat tanggapan beragam.
Pendukung Donald Trump melihatnya sebagai bentuk dukungan nyata terhadap industri dalam negeri.
Sementara para pendukung kendaraan listrik menilai kebijakan ini sebagai kemunduran dalam upaya melawan perubahan iklim.
BACA JUGA:Perolehan Suara Lebih Unggul dari Kumala Harris, Donald Trump Langsung Umumkan Pidato Kemenangan
BACA JUGA:Donald Trump Joget dan Ucapkan Terima Kasihnya Atas Kemenangan Pilpres AS Ungguli Kamala Harris
Kini, keputusan ini akan menjadi perhatian dunia, apakah langkah Donald Trump mampu membangkitkan ekonomi otomotif AS atau justru membawa tantangan baru bagi masa depan energi bersih.