bacakoran.co

Hilang Kendali, Bus di Guatemala Terjun dari Jembatan dan Tenggelam di Sungai Terkontaminasi Limbah, 51 Tewas!

Kecelakaan maut transportasi terjadi di Guatemala, bus terjun dari jembatan dan tenggelam di sungai terkontaminasi limbah hingga sebabkan 51 penumpang tewas.--istimewa

"Hari ini adalah hari yang menyedihkan bagi seluruh rakyat Guatemala," ungkapnya dalam pernyataan resmi.

Pemerintah Guatemala saat ini sedang menyelidiki penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan adanya faktor kelebihan muatan atau kelalaian teknis.

BACA JUGA:Kecelakaan Bus Brimob Rombongan SMA 1 Porong di Tol Pandaan-Malang, Korban Tewas Bertambah Jadi 2

BACA JUGA:Kecelakaan Bus Pariwisata Angkut Pelajar di Tol Pandaan-Malang, Polisi Menetapkan Sopir Truk Sebagai Tersangka

Menteri Komunikasi, Miguel Angel Diaz mengungkapkan, bus yang terlibat kecelakaan berusia 30 tahun tetapi masih memiliki izin operasional.

"Kami sedang menyelidiki apakah ada pelanggaran keselamatan atau faktor lain yang menyebabkan kecelakaan ini," ujarnya.

Kecelakaan Transportasi yang Berulang di Amerika Latin

Tragedi seperti ini bukan pertama kali terjadi di wilayah Amerika Tengah dan Selatan.

BACA JUGA:Kecelakaan Bus Pariwisata di Tol Pandaan, Pelajar SMP IT Darul Qur'an Mulia Ternyata Pulang dari Kegiatan ini!

BACA JUGA:Puluhan Ambulance Berjejer Evakuasi Korban Kecelakaan Bus di Tol Malang, 4 Korban Tewas, Ini Asal Sekolahnya

- Januari 2018 – 52 orang tewas di Peru setelah bus jatuh dari tebing menuju pantai di utara ibu kota Lima.

- Maret 2015 – 54 orang tewas dalam kecelakaan bus wisata di Santa Catarina, Brasil.

Kecelakaan di Guatemala ini kembali menyoroti lemahnya standar keselamatan transportasi publik di kawasan tersebut.

Terutama terkait usia kendaraan, kelebihan kapasitas, serta kepatuhan terhadap regulasi operasional.

Hilang Kendali, Bus di Guatemala Terjun dari Jembatan dan Tenggelam di Sungai Terkontaminasi Limbah, 51 Tewas!

Ramadhan Evrin

Ramadhan Evrin


bacakoran.co – insiden tragis terjadi di , ketika sebuah bus yang mengangkut 70 penumpang dan jatuh ke sungai.

akibat kecelakaan ini, 51 orang dinyatakan tewas, menjadikannya salah satu kecelakaan transportasi paling mematikan di amerika latin dalam beberapa tahun terakhir.

dinas pemadam kebakaran guatemala melaporkan jika bus tersebut terjun dari jembatan dengan ketinggian sekitar 20 meter sebelum akhirnya tenggelam di sungai yang terkontaminasi limbah.

"kami telah menemukan 51 jenazah di kamar mayat sementara," ujar victor gomez, juru bicara tim penyelamat pada senin (10/2/2025) waktu setempat.

selain korban tewas, 10 penumpang lainnya berhasil diselamatkan dalam kondisi luka-luka.

kronologi kecelakaan: bus melaju tak terkendali

berdasarkan laporan awal, kecelakaan ini terjadi setelah pengemudi kehilangan kendali dan menabrak beberapa kendaraan kecil sebelum akhirnya jatuh ke dalam jurang.

"bus melaju dengan kecepatan tinggi, menabrak pagar pembatas jembatan, lalu jatuh ke sungai yang tercemar," jelas carlos hernandez dari dinas pemadam kebakaran.

duka nasional dan investigasi

presiden guatemala, bernardo arevalo, menyampaikan dukacita mendalam atas tragedi ini dan menetapkan hari berkabung nasional.

"hari ini adalah hari yang menyedihkan bagi seluruh rakyat guatemala," ungkapnya dalam pernyataan resmi.

pemerintah guatemala saat ini sedang menyelidiki penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan adanya faktor kelebihan muatan atau kelalaian teknis.

menteri komunikasi, miguel angel diaz mengungkapkan, bus yang terlibat kecelakaan berusia 30 tahun tetapi masih memiliki izin operasional.

"kami sedang menyelidiki apakah ada pelanggaran keselamatan atau faktor lain yang menyebabkan kecelakaan ini," ujarnya.

kecelakaan transportasi yang berulang di amerika latin

tragedi seperti ini bukan pertama kali terjadi di wilayah amerika tengah dan selatan.

- januari 2018 – 52 orang tewas di peru setelah bus jatuh dari tebing menuju pantai di utara ibu kota lima.

- maret 2015 – 54 orang tewas dalam kecelakaan bus wisata di santa catarina, brasil.

kecelakaan di guatemala ini kembali menyoroti lemahnya standar keselamatan transportasi publik di kawasan tersebut.

terutama terkait usia kendaraan, kelebihan kapasitas, serta kepatuhan terhadap regulasi operasional.

Tag
Share