Kevin Diks Cedera saat Bantu Copenhagen Lawan Chelsea, Akankah Absen Saat Indonesia Lawan Australia?
Kevin Diks saat merayakan gol bersama Copenhagen dalam suatau pertandingan.-copenhagen-
BACAKORAN.CO - Kevin Diks alami cedera saat memperkuat Copenhagen melawan Chelsea pada Conference League di Stadion Parken, Copenhagen, Kamis (7/3). Pergelangan kaki kanannya bermasalah usai salah tumpuan saat adu sprint dengan pemain Chelsea.
Kevin alami cedera saat pertandingan memasuki menit ke-79. Tugasnya kemudian digantikan oleh Munashe Garan'anga.
Copenhagen memulai pertandingan melawan Chelsea dengan menurunkan formasi 4-4-1-1. Dalam formasi ini, Kevin Diks berperan sebagai bek kanan.
Kevin Diks bekerja sama dengan Gabriel Pereira, Hatzidiakos, dan Meling di lini belakang. Kemudian Gocholeishvill, Clem, Froholdt, dan Achouri sebagai gelandang.
Adapun di lini depan Cpenhagen mengandalkan Claesson dan Chlakha. Dan posisi kiper menjaid milik Ramaj.
Komposisi ini cukup untuk membuat Chelsea tidak bisa menunjukkan dominasinya. Skor di babak pertama imbang 0-0.
Memasuki babak kedua, Copenhagen tertinggal 0-1 setelah pemain Chelsea Reece James cetak gol di awal babak kedua (46') melalui tembakan menyusurnya di luar kotak penalti. Chelsea kemudian gandakan keunggulan usai Enzo Fernandez memaksimalkan umpan tarik menit ke-65.
Copenhagen tidak mau malu di depan publik sendiri. Mereka melancarkan serangan terus menerus.

Pemain Copengahen saat koordinasi jelang lawan Chelsea-uefa.com-
Chelsea juga tidak mau terus ditekan. Sesekali mereka keluar menyerang hingga memaksa bek Timnas Indonesia Kevin Diks cedera.
Kevin Diks harus dipapah keluar lapangan usai alami masalah di engkel kaki kanannya. Dia salah tumpuan saat adu sprint dengan pemain Chelasea.
BACA JUGA:Akankah STY Berikan Panggung untuk Eliano Reijnders Usai Kevin Diks Cedera?
Kevin Diks keluar lapangan menit ke-79. Ini jelas sinyal buruk untuk Timnas Indonesia karena tenaga Kevin Diks sangat dibutuhkan saat Timnas Indonesia jalani pertandingan ketujuh Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Australia.
