bacakoran.co - sebuah video memperlihatkan aksi kekerasan seorang oknum terhadap seorang warga di grobogan, jawa tengah.
korban yang diketahui bernama kusyanto (43) mencuri pompa air saat sedang berburu bekicot.
namun setelah diperiksa, ia tidak terbukti bersalah.
insiden ini bermula saat kusyanto mencari bekicot di perbatasan desa sobo dan desa ngleses, kecamatan juwangi, boyolali.
tiba-tiba, ia ditangkap oleh aibda ir, seorang anggota polisi, bersama beberapa warga.
kusyanto dituduh sebagai pelaku pencurian pompa air yang kerap hilang di desa tersebut.
dalam rekaman video yang beredar luas, aibda ir terlihat mencekik leher kusyanto dan memukul kepalanya sambil memaksa mengaku sebagai pencuri.
korban yang ketakutan tetap bersikeras bahwa dirinya .
emosi oknum polisi itu pun semakin memuncak karena kusyanto terus membantah tuduhan tersebut.
setelah diamankan dan diperiksa di polsek geyer, grobogan, polisi tidak menemukan barang bukti berupa pompa air atau barang curian lainnya di dalam karung milik kusyanto.
menyadari tidak ada bukti, pihak kepolisian pun membebaskannya.
namun, kejadian ini meninggalkan trauma mendalam bagi kusyanto.
ia merasa dipermalukan di hadapan banyak orang dan berharap kasus ini segera ditindaklanjuti.
“saya nggak merasa bersalah, makanya ikut saja waktu disuruh. tapi tiba-tiba banyak orang, dan saya diperlakukan seperti dalam video itu,” ujar kusyanto.
setelah insiden ini viral, pihak kepolisian berusaha melakukan upaya perdamaian.
namun, aibda ir yang melakukan penganiayaan disebut belum menemui korban untuk meminta maaf.
kusyanto berharap nama baiknya segera dipulihkan dan yang bertindak semena-mena bisa diproses sesuai hukum.
sementara itu, pihak kepolisian masih menyelidiki lebih lanjut terkait tindakan berlebihan yang dilakukan oleh anggotanya.
kasus ini menjadi perhatian publik, terutama terkait penyalahgunaan wewenang oleh aparat.
netizen ramai-ramai mengecam aksi kekerasan yang dilakukan oleh oknum polisi tersebut dan meminta keadilan bagi korban.